Iowa, awal dan akhir bagi Obama
Senin, 05 November 2012 - 08:36 WIB
Iowa, awal dan akhir bagi Obama
A
A
A
Sindonews.com – Hari-hari terakhir masa kampanye Pilpres membawa kesan tersendiri bagi Barack Obama dan tim kampanyenya. Sebab, apapun hasil Pilpres 6 November mendatang, tim ini akan dibubarkan. Kenangan akan kesibukan dan ketegangan selama dua masa kampanye Pilpres, 2008 dan 2012, tak akan lagi terulang.
"Dia sangat sadar akan fakta bahwa ini adalah kampanye terakhirnya," kata David Axelrod, Ahli Strategi Senior tim kampanye Obama. "Obama tahu, dia tidak akan pernah melakukan hal ini lagi," lanjut Axelord.
Pada hari-hari terakhir kampanye, Obama didampingi orang-orang terdekatnya. Mereka menumpang pesawat Kepresidenan, Air Force One. Turut serta dalam rombongan, Mike Ramos, teman masa kecil Obama di Hawaii dan Marty Nesbitt, seorang sahabat Obama dari Chicago.
"Ini adalah sebuah keluarga," kata Jennifer Psaki, yang jadi bagian dalam tim kampanye Obama pada 2008 dan 2012. "Ada banyak tawa dan banyak nostalgia pada pasang surut popularitas Obama,” ujar Psaki.
Pada hari-hari terakhir kampanye 2012 ini, Obama menghabiskan waktu di kota-kota yang sama pada masa kampanye 2008. Obama seolah sedang bernostalgia dengan masa kampanye 2008, kampanye yang akhirnya mengantarnya melangkahkan kaki ke Gedung Putih.
Untuk kampanye terakhirnya, Senin (5/11/2012) malam waktu setempat, Obama akan tampil di Iowa, negara bagian yang punya arti tersendiri baginya. Di Iowa inilah Obama memulai kampanye menuju Gedung Putih, empat tahun silam dan akan jadi tempat terakhirnya berkampanye.
"Iowa, saya memulai perjalanan menjadi Presiden di sini, di negara bagian ini," kata Obama. “Jadi, setelah dua tahun kampanye dan setelah empat tahun sebagai presiden, Anda tentu sudah tahu tentang saya,” kata Obama.
"Dia sangat sadar akan fakta bahwa ini adalah kampanye terakhirnya," kata David Axelrod, Ahli Strategi Senior tim kampanye Obama. "Obama tahu, dia tidak akan pernah melakukan hal ini lagi," lanjut Axelord.
Pada hari-hari terakhir kampanye, Obama didampingi orang-orang terdekatnya. Mereka menumpang pesawat Kepresidenan, Air Force One. Turut serta dalam rombongan, Mike Ramos, teman masa kecil Obama di Hawaii dan Marty Nesbitt, seorang sahabat Obama dari Chicago.
"Ini adalah sebuah keluarga," kata Jennifer Psaki, yang jadi bagian dalam tim kampanye Obama pada 2008 dan 2012. "Ada banyak tawa dan banyak nostalgia pada pasang surut popularitas Obama,” ujar Psaki.
Pada hari-hari terakhir kampanye 2012 ini, Obama menghabiskan waktu di kota-kota yang sama pada masa kampanye 2008. Obama seolah sedang bernostalgia dengan masa kampanye 2008, kampanye yang akhirnya mengantarnya melangkahkan kaki ke Gedung Putih.
Untuk kampanye terakhirnya, Senin (5/11/2012) malam waktu setempat, Obama akan tampil di Iowa, negara bagian yang punya arti tersendiri baginya. Di Iowa inilah Obama memulai kampanye menuju Gedung Putih, empat tahun silam dan akan jadi tempat terakhirnya berkampanye.
"Iowa, saya memulai perjalanan menjadi Presiden di sini, di negara bagian ini," kata Obama. “Jadi, setelah dua tahun kampanye dan setelah empat tahun sebagai presiden, Anda tentu sudah tahu tentang saya,” kata Obama.
(esn)