Presiden Italia: Monti harus menuntaskan masa jabatan
Selasa, 30 Oktober 2012 - 22:44 WIB
Presiden Italia: Monti harus menuntaskan masa jabatan
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Italia, Giorgio Napolitano menegaskan kalau Perdana Menteri Italia, Mario Monti harus menuntaskan masa jabatannya hingga musim semi mendatang. “Pemerintahan Perdana Menteri Monti akan melanjutkan masa tugasnya sampai kabinet baru terpilih,” kata Napolitano, Selasa (30/10/2012), seperti dikutip dari gazzettadelsud.it.
Penegasan ini disampaikan Napolitano, setelah munculnya ancaman dari Silvio Berlusconi, mantan Perdana Menteri Italia. Berlusconi mengancam akan menarik dukungannya pada pemerintahan Monti.
Pemerintahan Monti akan kehilangan mayoritas suara dan harus mengundurkan diri jika poros partai kanan dan tengah, termasuk partai People of Freedom (PDL) milik Berlusconi, menarik dukungannya.
Langkah ini diprediksi bisa membuat Italia berada dalam kekacauan politik menjelang pemilihan nasional April 2013.
Ancaman ini dikeluarkan Berlusconi satu hari setelah ia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 4 tahun penjara oleh Pengadilan Italia karena terbukti melakukan penipuan pajak, terkait pembelian hak siar oleh stasiun televisi miliknya, Mediaset.
Sebenarnya, Napolitano hanya memiliki peran seremonial. Tapi, ia memberikan pengaruh yang kuat selama krisis politik di Italia, November tahun lalu. Napolitano memiliki kekuatan untuk membubarkan Parlemen dan memilih Perdana Menteri yang potensial. Itu juga yang dilakukannya tahun lalu, saat menempatkan Monti sebagai pengganti Berlusconi.
Penegasan ini disampaikan Napolitano, setelah munculnya ancaman dari Silvio Berlusconi, mantan Perdana Menteri Italia. Berlusconi mengancam akan menarik dukungannya pada pemerintahan Monti.
Pemerintahan Monti akan kehilangan mayoritas suara dan harus mengundurkan diri jika poros partai kanan dan tengah, termasuk partai People of Freedom (PDL) milik Berlusconi, menarik dukungannya.
Langkah ini diprediksi bisa membuat Italia berada dalam kekacauan politik menjelang pemilihan nasional April 2013.
Ancaman ini dikeluarkan Berlusconi satu hari setelah ia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 4 tahun penjara oleh Pengadilan Italia karena terbukti melakukan penipuan pajak, terkait pembelian hak siar oleh stasiun televisi miliknya, Mediaset.
Sebenarnya, Napolitano hanya memiliki peran seremonial. Tapi, ia memberikan pengaruh yang kuat selama krisis politik di Italia, November tahun lalu. Napolitano memiliki kekuatan untuk membubarkan Parlemen dan memilih Perdana Menteri yang potensial. Itu juga yang dilakukannya tahun lalu, saat menempatkan Monti sebagai pengganti Berlusconi.
(esn)