15 tewas akibat badai Sandy
Selasa, 30 Oktober 2012 - 20:54 WIB
15 tewas akibat badai Sandy
A
A
A
Sindonews.com – Korban tewas akibat badai Sandy yang menerpa Pantai Timur Amerika Serikat (AS) meningkat menjadi 15 orang, hingga Selasa (30/10/2012) pagi waktu setempat. Jumlah korban tewas diperkirakan akan terus meningkat, meski Pemerintah AS sudah mengeluarkan perintah evakuasi dan meminta warga di jalur badai tetap berada di dalam rumah.
Dua orang di New York dilaporkan tewas dalam badai. Dua korban itu terdiri dari seorang pria yang terkena pohon tumbang dan seorang wanita yang tersengat listrik di genangan air. Dua orang tewas lainnya berasal dari Westchester County, daerah pinggiran di Utara New York City. Dua lainnya tewas di Long Island.
Di Massachusetts, dua orang tewas akibat kecelakan lalu lintas di tengah badai. Korban tewas juga dilaporkan terjadi di Connecticut, New Jersey, Pennsylvania, dan West Virginia. Hingga kini, hampir 24 jam badai berkekuatan 145 km/jam itu mengamuk di wilayah pesisir AS.
Selain korban jiwa, kerusakan juga terjadi di daerah yang dilewati badai itu. Banjir menggenangi wilayah New York. Salah satu yang mengalami kerusakan paling parah adalah sistem kereta bawah tanah di New york.
"Dalam 108 tahun karyawan kami belum pernah menghadapi tantangan seperti yang kami hadapi saat ini," kata Joseph Lhota, Ketua Otoritas Transportasi Metropolitan. Menurutnya, butuh waktu hingga 4 hari untuk mengeluarkan air dari jalur kereta bawah tanah New York.
"Telah terjadi kerusakan geografis yang sangat luas di seluruh sistem kereta bawah tanah, bus, dan komuter,” ujar Juru Bicara Metropolitan Transportation Authority, Aaron Donovan.
Dua orang di New York dilaporkan tewas dalam badai. Dua korban itu terdiri dari seorang pria yang terkena pohon tumbang dan seorang wanita yang tersengat listrik di genangan air. Dua orang tewas lainnya berasal dari Westchester County, daerah pinggiran di Utara New York City. Dua lainnya tewas di Long Island.
Di Massachusetts, dua orang tewas akibat kecelakan lalu lintas di tengah badai. Korban tewas juga dilaporkan terjadi di Connecticut, New Jersey, Pennsylvania, dan West Virginia. Hingga kini, hampir 24 jam badai berkekuatan 145 km/jam itu mengamuk di wilayah pesisir AS.
Selain korban jiwa, kerusakan juga terjadi di daerah yang dilewati badai itu. Banjir menggenangi wilayah New York. Salah satu yang mengalami kerusakan paling parah adalah sistem kereta bawah tanah di New york.
"Dalam 108 tahun karyawan kami belum pernah menghadapi tantangan seperti yang kami hadapi saat ini," kata Joseph Lhota, Ketua Otoritas Transportasi Metropolitan. Menurutnya, butuh waktu hingga 4 hari untuk mengeluarkan air dari jalur kereta bawah tanah New York.
"Telah terjadi kerusakan geografis yang sangat luas di seluruh sistem kereta bawah tanah, bus, dan komuter,” ujar Juru Bicara Metropolitan Transportation Authority, Aaron Donovan.
(esn)