Rakyat AS bersiap untuk yang terburuk
Senin, 29 Oktober 2012 - 12:56 WIB
Rakyat AS bersiap untuk yang terburuk
A
A
A
Sindonews.com – Fokus perhatian rakyat Amerika Serikat tak lagi tertuju pada Pemilihan Presiden. Rakyat negeri Paman Sam kini tengah bersiap untuk badai terbesar yang diprediksi akan menerjang AS dalam beberapa hari ke depan.
Badai Sandy yang sudah menewaskan 66 orang di Karibia, diramalkan akan menerjang Pantai Timur AS. Badai berkekuatan 160 km per jam ini memiliki cakupan yang sangat luas dari pusat badai.
Ancaman badai ini benar-benar membelokan semua agenda. Presiden Barack Obama seolah sejenak melupakan persaingan dengan Mitt Romney. Kini, Obama lebih memfokuskan diri mempersiapkan negara untuk menghadapi kemungkinan terburuk.
"Ini adalah badai yang serius dan besar," kata Obama setelah briefing di Pusat Penanggulangan Badai Pemerintah Federal di Washington. "Kami belum tahu di daerah mana badai itu akan menerjang,” kata Obama seperti dikutip dari thestar, Senin (29/10/2012).
Warga di sejumlah kota di Pantai Timur AS sudah bersiap untuk menghadapi yang terburuk. Mereka memborong bahan makanan dan sumber energi, seperti generator dan aki. Toko-toko diserbu pembeli yang panik.
"Kami bersiap menghadapi yang terburuk, tapi berharap yang terbaik. Kami menempatkan segala persiapan di lantai dasar rumah. Kami punya dua pompa penyedot air,” kata Maria Ogorek, pengacara yang tinggal di Maplewood, New Jersey.
New Jersey dan New York diprediksi menjadi kota-kota pertama yang diterjang badai Sandy. Para pejabat kota sudah memerintahkan orang-orang di kota-kota pesisir dan daerah dataran rendah untuk mengungsi.
Tetap tinggal di daerah yang rendah diprediksi akan sangat berbahaya, mengingat ancaman banjir yang akan terjadi. "Jangan bodoh, keluar, dan pergi ke yang lebih tinggi. Cari tempat yang lebih aman," kata Gubernur New Jersey, Chris Christie.
Badai Sandy yang sudah menewaskan 66 orang di Karibia, diramalkan akan menerjang Pantai Timur AS. Badai berkekuatan 160 km per jam ini memiliki cakupan yang sangat luas dari pusat badai.
Ancaman badai ini benar-benar membelokan semua agenda. Presiden Barack Obama seolah sejenak melupakan persaingan dengan Mitt Romney. Kini, Obama lebih memfokuskan diri mempersiapkan negara untuk menghadapi kemungkinan terburuk.
"Ini adalah badai yang serius dan besar," kata Obama setelah briefing di Pusat Penanggulangan Badai Pemerintah Federal di Washington. "Kami belum tahu di daerah mana badai itu akan menerjang,” kata Obama seperti dikutip dari thestar, Senin (29/10/2012).
Warga di sejumlah kota di Pantai Timur AS sudah bersiap untuk menghadapi yang terburuk. Mereka memborong bahan makanan dan sumber energi, seperti generator dan aki. Toko-toko diserbu pembeli yang panik.
"Kami bersiap menghadapi yang terburuk, tapi berharap yang terbaik. Kami menempatkan segala persiapan di lantai dasar rumah. Kami punya dua pompa penyedot air,” kata Maria Ogorek, pengacara yang tinggal di Maplewood, New Jersey.
New Jersey dan New York diprediksi menjadi kota-kota pertama yang diterjang badai Sandy. Para pejabat kota sudah memerintahkan orang-orang di kota-kota pesisir dan daerah dataran rendah untuk mengungsi.
Tetap tinggal di daerah yang rendah diprediksi akan sangat berbahaya, mengingat ancaman banjir yang akan terjadi. "Jangan bodoh, keluar, dan pergi ke yang lebih tinggi. Cari tempat yang lebih aman," kata Gubernur New Jersey, Chris Christie.
(esn)