Badai Sandy mengarah ke AS
Minggu, 28 Oktober 2012 - 15:08 WIB
Badai Sandy mengarah ke AS
A
A
A
Sindonews.com – Warga Amerika Serikat (AS) harus bersiap menghadapi badai Sandy. Badai yang sudah menewaskan 66 orang di Karibia ini, perlahan tapi pasti kian mendekati daratan AS. Seperti dikutip dari thestar, Minggu (28/10/201), Pantai Timur AS akan jadi daerah yang potensial dilanda badai ini.
Diperkirakan, badai Sandy yang kekuatannya bisa mencapai 160 km per jam ini akan menghantam daratan AS pada Senin (29/10/2012) malam waktu setempat. Menurut analis cuaca, kota-kota pertama yang akan terkena hantama badai ini adalah New York, New Jersey, dan Delware.
Memang masih sulit ditentukan jalur pasti badai ini. Sebab, badai Sandy memiliki cakupan yang sangat luas dari pusat badai itu sendiri. National Hurricane Center (NHC), badan peramal cuaca milik Pemerintah AS yang berbasis di Miami, belum bisa menentukan dengan tepat daerah mana yang pertama kali akan dihantam badai Sandy.
"Masih terlalu dini untuk fokus pada jalur yang tepat. Selain karena sulitnya memperkirakan, juga karena badai ini memiliki cakupan wilayah yang sangat luas,” sebut pernyataan NHC.
Karena luasnya daerah cakupan badai Sandy, badai ini diprediksi akan jadi badai terbesar yang pernah menghantam AS. Kota lain yang juga diperkirakan bakal terkena badai Sandy adalah Boston, Baltimore, Washington DC, dan Philadelphia.
"Ukuran badai ini akan jadi sejarah di AS. Badai ini akan mempengaruhi daerah yang berpenduduk padat di AS," kata Jeff Masters, seorang spesialis badai dari Weather Underground.
Gubernur beberapa negara bagian di jalur badai sudah menyatakan keadaan darurat dan memerintahkan evakuasi di wilayah pesisir yang rentan. Warga yang tinggal di jalur badai, dilaporkan sudah banyak yang menimbun bahan pangan.
“Badai ini bisa menyebabkan banjir terburuk selama 70 tahun terakhir di Connecticut,” kata Dannel P. Malloy, Gubernur negara bagian Connecticut. Sementara para pejabat kota di New York, tengah membahas apakah perlu menutup sistem kereta bawah tanah pada Minggu (28/10/2012) sebelum badai menerpa kota itu.
Diperkirakan, badai Sandy yang kekuatannya bisa mencapai 160 km per jam ini akan menghantam daratan AS pada Senin (29/10/2012) malam waktu setempat. Menurut analis cuaca, kota-kota pertama yang akan terkena hantama badai ini adalah New York, New Jersey, dan Delware.
Memang masih sulit ditentukan jalur pasti badai ini. Sebab, badai Sandy memiliki cakupan yang sangat luas dari pusat badai itu sendiri. National Hurricane Center (NHC), badan peramal cuaca milik Pemerintah AS yang berbasis di Miami, belum bisa menentukan dengan tepat daerah mana yang pertama kali akan dihantam badai Sandy.
"Masih terlalu dini untuk fokus pada jalur yang tepat. Selain karena sulitnya memperkirakan, juga karena badai ini memiliki cakupan wilayah yang sangat luas,” sebut pernyataan NHC.
Karena luasnya daerah cakupan badai Sandy, badai ini diprediksi akan jadi badai terbesar yang pernah menghantam AS. Kota lain yang juga diperkirakan bakal terkena badai Sandy adalah Boston, Baltimore, Washington DC, dan Philadelphia.
"Ukuran badai ini akan jadi sejarah di AS. Badai ini akan mempengaruhi daerah yang berpenduduk padat di AS," kata Jeff Masters, seorang spesialis badai dari Weather Underground.
Gubernur beberapa negara bagian di jalur badai sudah menyatakan keadaan darurat dan memerintahkan evakuasi di wilayah pesisir yang rentan. Warga yang tinggal di jalur badai, dilaporkan sudah banyak yang menimbun bahan pangan.
“Badai ini bisa menyebabkan banjir terburuk selama 70 tahun terakhir di Connecticut,” kata Dannel P. Malloy, Gubernur negara bagian Connecticut. Sementara para pejabat kota di New York, tengah membahas apakah perlu menutup sistem kereta bawah tanah pada Minggu (28/10/2012) sebelum badai menerpa kota itu.
(esn)