Dikirimi paket mencurigakan, Kedubes Kanada di AS dievakuasi
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 22:37 WIB
Dikirimi paket mencurigakan, Kedubes Kanada di AS dievakuasi
A
A
A
Sindonews.com – Gara-gara sebuah paket yang mencurigakan, seluruh karyawan Kedutaan Besar (Kedubes) Kanada di Washington DC, Amerika Serikat (AS) dievakuasi. Paket yang mencurigakan itu ditemukan pada Jumat (26/10/2012) pagi di ruang surat.
Pihak keamanan langsung dipanggil untuk mengamankan paket yang tak dijelaskan apa isinya dan siapa yang mengirimkan. "Kami menerima paket mencurigakan dan kami meminta Secret Service untuk datang dan menyelidikinya,” ujar Juru Bicara Kedubes Kanada, Chris Plunkett seperti dikutip dari Reuters.
Seluruh karyawan diminta untuk meninggalkan gedung Kedubes saat penyelidikan berlangsung. “Mereka dievakuasi sebagai tindakan pencegahan. Di Washington dan Kedubes Kanada di seluruh dunia, kami menyikapi hal ini dengan sangat serius,” lanjut Plunkett.
Setelah sekitar satu jam menyelidiki paket tersebut, Secret Service tak menemukan hal-hal yang berbahaya. “Tidak ditemukan hal yang berbahaya,” kata Juru Bicara Secret Service, Max Milien.
Selama proses penyeldikan, Pennsylvania Avenue yang merupakan jalur alternative utama menuju Gedung Putih, terpaksa diblokir.
Pihak keamanan langsung dipanggil untuk mengamankan paket yang tak dijelaskan apa isinya dan siapa yang mengirimkan. "Kami menerima paket mencurigakan dan kami meminta Secret Service untuk datang dan menyelidikinya,” ujar Juru Bicara Kedubes Kanada, Chris Plunkett seperti dikutip dari Reuters.
Seluruh karyawan diminta untuk meninggalkan gedung Kedubes saat penyelidikan berlangsung. “Mereka dievakuasi sebagai tindakan pencegahan. Di Washington dan Kedubes Kanada di seluruh dunia, kami menyikapi hal ini dengan sangat serius,” lanjut Plunkett.
Setelah sekitar satu jam menyelidiki paket tersebut, Secret Service tak menemukan hal-hal yang berbahaya. “Tidak ditemukan hal yang berbahaya,” kata Juru Bicara Secret Service, Max Milien.
Selama proses penyeldikan, Pennsylvania Avenue yang merupakan jalur alternative utama menuju Gedung Putih, terpaksa diblokir.
(esn)