China tawarkan USD 32 ribu untuk info penghasut
Kamis, 25 Oktober 2012 - 20:57 WIB
China tawarkan USD 32 ribu untuk info penghasut
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian China menawarkan hadiah USD 32 ribu bagi pihak yang bisa memberi informasi tentang para penghasut di balik serangkaian aksi bakar diri di wilayah yang dihuni warga Tibet. Seperti dikutip dari Iol.co.za, Kamis (25/10/201), pemberitahuan ini telah disebarkan di Barat Laut Provinsi Gansu.
"Siapapun yang melaporkan dan menginformasikan ke otoritas hukum atas orang-orang yang merencanakan, menghasut untuk melaksanakan, mengendalikan dan memikat orang untuk melakukan bakar diri, akan diberikan 50 ribu yuan (USD 8 ribu)," sebut pengumuman itu.
Hadiah lebih besar akan diberikan pada orang yang bisa memberi info soal aksi bakar diri yang sudah terjadi. "Siapapun yang bisa memberi info pasti soal penghasut di balik empat aksi bakar diri yang telah terjadi, akan diberi hadiah 200 ribu yuan (USD 32 ribu)," lanjut pengumuman itu.
Hampir 60 etnis Tibet, yang kebanyakan terdiri dari biarawan dan biarawati, telah melakukan aksi bakar diri sejak Februari 2009. Aksi tragis ini dilakukan para warga Tibet untuk memprotes pemerintahan Beijing di Tibet.
Insiden bakar diri terakhir terjadi di Biara Labrang, Gansu, China. Usai aksi di Biara Labrang ini, Pemerintah China langsung mengirim lebih banyak pasukan polisi dan militer ke daerah itu.
Banyak warga Tibet menuduh pemerintah China telah menekan kebebasan beragama dan mengikis budaya mereka. Mayoritas warga China yang berasal dari etnis Han, dianggap telah mengekspansi daerah-daerah yang bernilai historis bagi warga Tibet.
"Siapapun yang melaporkan dan menginformasikan ke otoritas hukum atas orang-orang yang merencanakan, menghasut untuk melaksanakan, mengendalikan dan memikat orang untuk melakukan bakar diri, akan diberikan 50 ribu yuan (USD 8 ribu)," sebut pengumuman itu.
Hadiah lebih besar akan diberikan pada orang yang bisa memberi info soal aksi bakar diri yang sudah terjadi. "Siapapun yang bisa memberi info pasti soal penghasut di balik empat aksi bakar diri yang telah terjadi, akan diberi hadiah 200 ribu yuan (USD 32 ribu)," lanjut pengumuman itu.
Hampir 60 etnis Tibet, yang kebanyakan terdiri dari biarawan dan biarawati, telah melakukan aksi bakar diri sejak Februari 2009. Aksi tragis ini dilakukan para warga Tibet untuk memprotes pemerintahan Beijing di Tibet.
Insiden bakar diri terakhir terjadi di Biara Labrang, Gansu, China. Usai aksi di Biara Labrang ini, Pemerintah China langsung mengirim lebih banyak pasukan polisi dan militer ke daerah itu.
Banyak warga Tibet menuduh pemerintah China telah menekan kebebasan beragama dan mengikis budaya mereka. Mayoritas warga China yang berasal dari etnis Han, dianggap telah mengekspansi daerah-daerah yang bernilai historis bagi warga Tibet.
(esn)