Trump akan sumbang USD 5 juta jika Obama buka kartu

Kamis, 25 Oktober 2012 - 08:15 WIB
Trump akan sumbang USD...
Trump akan sumbang USD 5 juta jika Obama buka kartu
A A A
Sindonews.com – Miliader Donal Trump mengaku akan menyumbangkan USD 5 juta ke lembaga amal, jika Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama berani membeberkan sejumlah data pribadi masa lampaunya. Tantangan ini disampaikan Trump secara terbuka pada Kamis (25/10/2012).

"Saya memiliki kesepakatan yang tak akan bisa ditolak Obama,” kata Trump dalam sebuah video di akun facebook-nya. “Jika Barack Obama membuka dan memberikan catatan dan aplikasi selama masa ia kuliah, dan jika ia membeberkan catatan dan aplikasi paspornya, saya akan memberikan sumbangan USD5 juta ke badan amal pilihannya,” lanjut Trump seperti dikutip dari TMZ.

Trump berjanji, cek akan diberikan dalam waktu satu jam, setelah Obama membeberkan semua catatan pribadinya. “Dia akan melakukan layanan besar bagi negara jika ia melakukan hal ini," ucap Trump. "Jika ia melepaskan catatan-catatan itu, maka pertanyaan dan kemarahan banyak orang Amerika akan berakhir,” kata Trump.

Menurut Trump, warga AS berhak tahu sesuatu tentang Presiden mereka. “Presiden mereka akan menjadi transparan, seperti Presiden lainnya," pungkasnya. Trump yakin, pernyataan yang dikeluarkannya hari ini akan berdampak pada Pemilu Presiden mendatang.

Trump mengaku melakukan hal ini hanya demi kepuasan dirinya. Ia memberi batas waktu bagi Obama untuk membeberkan data dirinya hingga 31 Oktober, pukul 5 sore.
Trump dan Obama memang memiliki sejarah panjang permusuhan publik. Trump kerap kali mengecam Obama secara terbuka.

Trump menuduh Obama telah memalsukan akte kelahirannya. Menurut Trump, akte kelahiran yang menyatakan Obama lahir di Hawai adalah palsu. Obama yang memiliki Ibu berwarganegara AS dan Ayah yang berasal dari Kenya, disebut Trump tak sah menjabat sebagai Presiden AS.

Sebab, hanya orang yang terlahir sebagai warga negara AS yang memenuhi syarat untuk menjadi presiden negara itu. Gedung Putih sendiri sudah menjelaskan panjang lebar tentang akte kelahiran Hawai milik Obama. Tapi, Trump tetap mempertanyakan keaslian akte itu.
(esn)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Berita Terkini
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
27 menit yang lalu
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
59 menit yang lalu
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
1 jam yang lalu
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
2 jam yang lalu
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
3 jam yang lalu
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
3 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved