Obama akan buka 5 juta lapangan kerja baru

Rabu, 17 Oktober 2012 - 13:54 WIB
Obama akan buka 5 juta...
Obama akan buka 5 juta lapangan kerja baru
A A A
Sindonews.com – Tak kurang dari 23 juta warga Amerika Serikat (AS) masih berjuang untuk mencari pekerjaan. Meski pada September lalu, Departemen Tenaga Kerja AS mengeluarkan data yang menyebut jumlah pengangguran di AS sudah mencapai titik terendah sejak Januari 2009, namun nyatanya bayang-bayang tak mendapat pekerjaan masih menghantui para kaum muda AS.

Pertanyaan pertama yang muncul dalam debat kedua, antara Barack Obama dan Mitt Romney, di Universitas Hofstra, Hempstead, New York, Rabu (16/10/2012) pagi WIB, berasal dari seorang mahasiswa, Jeremy Epstein (20). Epstein bertanya, apakah ia akan bisa mendapatkan pekerjaan yang layak saat lulus dari universitas pada 2014 kelak?

Romney menjamin, jika ia terpilih, keadaan tak akan sama dibanding dengan empat tahun terakhir ini. “Empat tahun terakhir ini, waga kelas menengah telah dihancurkan dan pekerjaan menjadi sangat langka. Saya tahu apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hal ini. Jadi, ketika Anda lulus di tahun 2014 dan saya sudah menjadi Presiden, saya akan memastikan kalau Anda akan mendapat pekerjaan,” tegas Romney.

Tak terima kebijakannya dituding sebagai penyebab besarnya jumlah pengangguran di AS, Obama menegaskan akan membuka banyak lapangan pekerjaan baru. “Hal yang paling penting untuk dilakukan saat ini adalah membuka lapangan pekerjaan baru. Bukan sembarang pekerjaan, tapi pekerjaan yang layak dengan upah yang cukup untuk menghidupi keluarga,” ujar Obama.

Presiden berkulit hitam itu mengaku akan membuka 5 juta lapangan pekerjaan baru. “Yang ingin saya lakukan adalah membangun 5 juta lapangan pekerjaan, hal yang sudah kami lakukan selama 30 bulan terakhir di sektor swasta. Selain itu, ada banyak hal yang dapat kami lakukan untuk memastikan Anda memiliki masa depan yang cerah,” lanjut Obama.
(esn)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Berita Terkini
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
25 menit yang lalu
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
1 jam yang lalu
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
2 jam yang lalu
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
2 jam yang lalu
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
3 jam yang lalu
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved