PM Australia ngamuk pada Pemimpin Oposisi
Rabu, 10 Oktober 2012 - 22:47 WIB
PM Australia ngamuk pada Pemimpin Oposisi
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Australia Julia Gillard dituduh telah merendahkan perempuan Australia, ketika membela Ketua Parlemen yang diketahui melakukan pelecehan seksual. Gillard pun marah kepada pihak oposisi yang menggunakan isu ini sebagai senjata melayangkan kritikan kepadanya.
Gillard marah besar kepada Pemimpin Oposisi Tony Abbot, setelah dirinya mendesak pengunduran diri dari Peter Slipper atas SMS pelecehan seksual yang diarahkan kepada mantan stafnya. Slipper sempat mendapatkan dukungan dari Gillard dan Partai Buruhnya, tetapi kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri.
Ketika terlibat perdebatan dengan Abbott, PM Gillard jelas sekali terlihat marah terhadapnya. Menurutnya, Abbott bersikap hipokrit dan berstandar ganda. Menurutnya, Abbott selama ini juga bersikap seksis.
"Pemimpin oposisi (Tony Abbott) seharusnya malu atas apa yang diucapkannya di parlemen ini dan komentar melecehkan yang diutarakannya," ujar Gillard, seperti dikutip AFP, Rabu (10/10/2012).
Gillard yang hingga kini belum menikah mengatakan, dirinya merasa muak atas banyaknya komentar Abbotta dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk komentar yang dianggap telah merendahkan perempuan Australia, dalam kasus ini.
"Saya tidak akan pernah mau dikuliahi mengenai kasus pelecehan dari pria ini. Saya dan pemerintahan ini tidak akan pernah terima dikuliahi mengenai oleh pria ini, tidak sekarang atau di masa mendatang!" tegas Gillard.
"Bila dirinya ingin melihat apa kasus pelecehan di Australia saat ini, dirinya tidak perlu meminta mosi di parlemen. Dia hanya perlu melihat di kaca," tuturnya.
Gillard marah besar kepada Pemimpin Oposisi Tony Abbot, setelah dirinya mendesak pengunduran diri dari Peter Slipper atas SMS pelecehan seksual yang diarahkan kepada mantan stafnya. Slipper sempat mendapatkan dukungan dari Gillard dan Partai Buruhnya, tetapi kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri.
Ketika terlibat perdebatan dengan Abbott, PM Gillard jelas sekali terlihat marah terhadapnya. Menurutnya, Abbott bersikap hipokrit dan berstandar ganda. Menurutnya, Abbott selama ini juga bersikap seksis.
"Pemimpin oposisi (Tony Abbott) seharusnya malu atas apa yang diucapkannya di parlemen ini dan komentar melecehkan yang diutarakannya," ujar Gillard, seperti dikutip AFP, Rabu (10/10/2012).
Gillard yang hingga kini belum menikah mengatakan, dirinya merasa muak atas banyaknya komentar Abbotta dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk komentar yang dianggap telah merendahkan perempuan Australia, dalam kasus ini.
"Saya tidak akan pernah mau dikuliahi mengenai kasus pelecehan dari pria ini. Saya dan pemerintahan ini tidak akan pernah terima dikuliahi mengenai oleh pria ini, tidak sekarang atau di masa mendatang!" tegas Gillard.
"Bila dirinya ingin melihat apa kasus pelecehan di Australia saat ini, dirinya tidak perlu meminta mosi di parlemen. Dia hanya perlu melihat di kaca," tuturnya.
(esn)