Korban perampokan di Inggris bisa menentukan hukuman

Selasa, 09 Oktober 2012 - 14:49 WIB
Korban perampokan di...
Korban perampokan di Inggris bisa menentukan hukuman
A A A
Sindonews.com – Reformasi peradilan di Inggris akan memungkinkan seorang korban perampokan ikut menentukan hukuman apa yang akan dijatuhkan bagi seorang penjahat. Hal ini sampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Inggris, Theresa May, Selasa (9/10/2012).

"Salah satu masalah besar bagi korban perilaku anti-sosial adalah, mereka merasa tidak berdaya,"
kata May, seperti dikutip dari dailymail. “Seseorang melakukan sesuatu pada mereka atau properti mereka dan mereka merasa tidak mendapatkan ganti rugi. Atau, si korban merasa bukan bagian dari proses,” papar May.

Menurut May, beberapa pelaku kejahatan bahkan tidak menyadari dampak dari tindakan mereka. "Ini juga tentang bagaimana memberi korban kepastian transparansi hukum. Salah satu keluhan yang sering saya dengar dari korban adalah, mereka telah melaporkan kejadian ke polisi, tetapi mereka tidak tahu apa yang terjadi setelah itu. Mereka yang telah menderita dan harus mengetahui apa yang terjadi selanjutnya,” beber May.

Kini, May memastikan hal itu tak akan lagi terjadi. Seorang korban perampokan atau kejahatan bisa ikut menentukan hukuman apa yang pantas bagi di pelaku. Hukuman bisa berupa pembayaran kompensasi, perbaikan kerusakan, atau membersihkan ruang publik. Korban akan dapat memutuskan, hukuman mana yang dikenakan pada pelaku.

"Kami ingin memastikan, bahwa mereka memiliki pilihan. Kami bisa berkata pada mereka: inilah daftar pilihan, apa yang ingin Anda lakukan? Mungkin mereka ingin perbaikan untuk kerusakan yang telah dilakukan. Jadi, jika ada jendela yang telah dirusak oleh perampok, si korban bisa meminta jendela itu diperbaiki,” lanjut May.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
4 menit yang lalu
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
1 jam yang lalu
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
2 jam yang lalu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
4 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
8 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved