Pilpres Venezuela dimulai

Minggu, 07 Oktober 2012 - 21:20 WIB
Pilpres Venezuela dimulai
Pilpres Venezuela dimulai
A A A
Sindonews.com – Rakyat Venezuela berbondong-bondong menuju tempat pemilihan suara untuk menentukan siapa yang akan memimpin mereka di periode 2013-2019, Minggu (7/10/2012). Tak kurang dari 19 juta pemilih akan menentukan, apakah Hugo Chavez akan kembali duduk di kursi Presiden, ataukah pesaingnya yang berasal dari oposisi, Henrique Capriles yang akan menjadi Presiden.

Sebenarnya, ada enam kandidat calon Presiden Venezuela untuk periode 2013-2019. Namun, melihat tingkat popularitas selama masa kampanye, peluang mengerucut pada Chavez dan Carpiles. Chavez yang telah berkuasa sejak 1998, mengaku ingin melanjutkan apa yang disebutnya sebagai revolusi sosialis. Sedangkan Carpiles, berjanji akan memulihkan pertumbuhan ekonomi.

Dua calon Presiden itu juga menggunakan twitter untuk berkampanye. "Selamat pagi untuk semua, satu hari tersisa untuk membuka pintu ke masa depan!," kata Capriles di akun twitter, satu hari sebelum pemilihan berlangsung.

Chavez pun tak mau kalah. "Kawan-kawan di seluruh dunia, yakinlah bahwa orang Bolivar akan terus bekerja untuk membuat dunia menjadi lebih baik, yakni satu sosialis!,” kata Presiden Chavez lewat akun twitternya.

Hampir 140.000 tentara dikerahkan untuk menjaga lebih dari 10.000 tempat pemungutan suara. Tensi kekerasan memang meningkat di Venezuela jelang Pilpres. Satu pekan sebelum pemilu, tiga aktivis oposisi tewas dan empat orang terluka dalam penembakan selama simulasi pemilu pada September.

Guna menghindari hal-hal tak diinginkan, sejak Sabtu (6/10/2012) malam hingga Senin (8/10/2012) malam, penjualan alkohol dilarang dan hanya pasukan keamanan yang diizinkan untuk membawa senjata.

Ketua Dewan Pemilihan Nasional, Socorro Hernandez, mengatakan bahwa pihaknya siap menggelar pemilu bersih. “Kami siap 100 persen untuk hari pemungutan suara. Kami meminta semua pihak dan kelompok non-pemerintah untuk berkontribusi pada pemilu damai dan menghindari distorsi,” ungkap Hernandez.
(esn)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas untuk...
Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS di Jakarta
Diam-diam, Sekutu Maduro...
Diam-diam, Sekutu Maduro dan Guaido Lakukan Pembicaraan Rahasia
Negara Ini Kaya Minyak,...
Negara Ini Kaya Minyak, tapi Rakyatnya Miskin dan Menderita
Terlalu Sering Menjilat,...
Terlalu Sering Menjilat, AS Kecam Pemenang Nobel Venezuela sebagai Perusak
Mahkamah Agung Inggris...
Mahkamah Agung Inggris Tolak Klaim Maduro Atas Emas Venezuela
Venezuela Tukar Emas...
Venezuela Tukar Emas dengan Dolar, Dibantu UEA, Mali dan Pesawat Rusia
Berita Terkini
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
26 menit yang lalu
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
1 jam yang lalu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
3 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
7 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
8 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump - Elon...
Donald Trump - Elon Musk Memanas, Perang Alien Vs Predator Dimulai?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved