300 orang keracunan salmon terkontaminasi salmonella
Selasa, 02 Oktober 2012 - 20:22 WIB
300 orang keracunan salmon terkontaminasi salmonella
A
A
A
Sindonews.com - Otoritas kesehatan Belanda RIVM melaporkan, 300 orang jatuh sakit setelah mengonsumsi salmon asap yang diproduksi oleh produsen ikan, Foppen.
Juru bicara RIVM, Hareld Wychgel mengatakan, 300 orang jatuh sakit setelah mengonsumsi salmon asap buatan produsen ikan Belanda, Foppen yang terkontaminisi bakteri salmonella. Rinciannya, 200 orang di Belanda dan 100 orang di Amerika Serikat (AS). "Ini akan menjadi puncak dari gunung es,"ungkap Wychgel seperti diberitakan BBC.co.uk, Selasa (2/10/2012).
"Sekitar 200 orang jatuh sakit setelah mengonsumsi salmon yang terkontaminasi salmonella di Belanda. Sementara 100 orang lainya di AS juga sakit setelah mengonsumsi salmon yang terinfeksi salmonella," lanjutnya.
Salmon asap yang diproduksi oleh Foppen diambil dari Belanda. Mereka kini tengah bersiap untuk melakukan penarikan ikan salmon yang dijual di AS. Sementara itu, Foppen dalam situs resminya telah mengucapkan permintaan maaf atas ketidaknyamanan ini.
Badan Perlindungan Kesehatan Inggris mengatakan, sejumlah orang yang terinfeksi bakteri ini biasanya mengalami diare, kram perut, muntah, dan demam. Pada penderita yang terinfeksi gejala biasa, efeknya akan hilang dalam empat sampai tujuh hari.
Juru bicara RIVM, Hareld Wychgel mengatakan, 300 orang jatuh sakit setelah mengonsumsi salmon asap buatan produsen ikan Belanda, Foppen yang terkontaminisi bakteri salmonella. Rinciannya, 200 orang di Belanda dan 100 orang di Amerika Serikat (AS). "Ini akan menjadi puncak dari gunung es,"ungkap Wychgel seperti diberitakan BBC.co.uk, Selasa (2/10/2012).
"Sekitar 200 orang jatuh sakit setelah mengonsumsi salmon yang terkontaminasi salmonella di Belanda. Sementara 100 orang lainya di AS juga sakit setelah mengonsumsi salmon yang terinfeksi salmonella," lanjutnya.
Salmon asap yang diproduksi oleh Foppen diambil dari Belanda. Mereka kini tengah bersiap untuk melakukan penarikan ikan salmon yang dijual di AS. Sementara itu, Foppen dalam situs resminya telah mengucapkan permintaan maaf atas ketidaknyamanan ini.
Badan Perlindungan Kesehatan Inggris mengatakan, sejumlah orang yang terinfeksi bakteri ini biasanya mengalami diare, kram perut, muntah, dan demam. Pada penderita yang terinfeksi gejala biasa, efeknya akan hilang dalam empat sampai tujuh hari.
(aww)