150 orang pembakar kuil di Bangladesh ditangkap
Selasa, 02 Oktober 2012 - 14:27 WIB
150 orang pembakar kuil di Bangladesh ditangkap
A
A
A
Sindonews.com - Penengak hukum di Bangladesh dilaporkan berhasil menangkap 150 orang tersangka yang terlibat dalam aksi pembakaran lima kuil Budha, serta ratusan rumah di kota Ramu, Cox Bazar, Bangladesh.
Seperti diberitakan Banglanews24.com, Selasa (2/12/2012) Polisi wilayah Cox Bazar, Babul Akhtar mengatakan 118 tersangka ditangkap dari Ramu, 32 orang lainya ditangkap di sekitar wilayah Cox Bazar dan kota pelabuhan Chittagong.
Penegak hukum di Bangladesh menjatuhkan 13 kasus terhadap 800 orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan sekretarian terburuk di Bangladesh.
Polisi Cox Baxar, Babul Aktar mengkofirmasi, 13 kasus terkait penyerangan yang terjadi Minggu 30 September lalu. Enam kasus diajukan terkait kerusuhan di Ramu Thana, empat kasus di Ukhiya Thana, dua di Teknaf Thana dan satu di Cox Bazar Thana.
Babul mengatakan, saat ini situasi di lapangan aman dan terkendali. Polisi tambahan Border Guard Bangladesh (BGB), Rapid Action Battalion (RAB) dan sejumlah tentara juga telah di intensifkan di beberapa titik yang rawan untuk berjaga-jaga.
Polisi di Distrik Selim, Md Jahangir mengatakan, 200 orang dari 800 orang diduga terlibat dalam 13 kasus ini telah teridentifikasi. Sekitar 23 orang ditahan dari Teknaf, 31 dari Ukhia, 18 dari Cox bazaar Sadar, 13 dari Ramu, 26 dari Patia dan 32 dari Naikhanchhari Upazilas.
Sebelumnya, Minggu pagi pemerintah lokal setempat mengatakan pelaku penyerangan dikenakan pasal 144 dalam Ruma upazila terkait penyerangan lima kuil dan ratusan rumah di Cox Bazar, Bangladesh.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi penyerangan lima kuil dan ratusan rumah di kota Ramu, Cox Bazar, Bangladesh dilakukan oleh 25 ribu perusuh. Dipicu oleh publikasi sebuah foto Alquran yang dianggap menghina Islam oleh Uttam Barua, seorang pemeluk Budha di halaman Facebook-nya.
Seperti diberitakan Banglanews24.com, Selasa (2/12/2012) Polisi wilayah Cox Bazar, Babul Akhtar mengatakan 118 tersangka ditangkap dari Ramu, 32 orang lainya ditangkap di sekitar wilayah Cox Bazar dan kota pelabuhan Chittagong.
Penegak hukum di Bangladesh menjatuhkan 13 kasus terhadap 800 orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan sekretarian terburuk di Bangladesh.
Polisi Cox Baxar, Babul Aktar mengkofirmasi, 13 kasus terkait penyerangan yang terjadi Minggu 30 September lalu. Enam kasus diajukan terkait kerusuhan di Ramu Thana, empat kasus di Ukhiya Thana, dua di Teknaf Thana dan satu di Cox Bazar Thana.
Babul mengatakan, saat ini situasi di lapangan aman dan terkendali. Polisi tambahan Border Guard Bangladesh (BGB), Rapid Action Battalion (RAB) dan sejumlah tentara juga telah di intensifkan di beberapa titik yang rawan untuk berjaga-jaga.
Polisi di Distrik Selim, Md Jahangir mengatakan, 200 orang dari 800 orang diduga terlibat dalam 13 kasus ini telah teridentifikasi. Sekitar 23 orang ditahan dari Teknaf, 31 dari Ukhia, 18 dari Cox bazaar Sadar, 13 dari Ramu, 26 dari Patia dan 32 dari Naikhanchhari Upazilas.
Sebelumnya, Minggu pagi pemerintah lokal setempat mengatakan pelaku penyerangan dikenakan pasal 144 dalam Ruma upazila terkait penyerangan lima kuil dan ratusan rumah di Cox Bazar, Bangladesh.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi penyerangan lima kuil dan ratusan rumah di kota Ramu, Cox Bazar, Bangladesh dilakukan oleh 25 ribu perusuh. Dipicu oleh publikasi sebuah foto Alquran yang dianggap menghina Islam oleh Uttam Barua, seorang pemeluk Budha di halaman Facebook-nya.
(aww)