China tetap tolak sanksi internasional bagi Iran
Kamis, 27 September 2012 - 10:17 WIB
China tetap tolak sanksi internasional bagi Iran
A
A
A
Sindonews.com - Juru Kementrian Luar Negeri China, Hong Lei mengatakan Pemerintah China konsisten menetang penjatuhan sanksi sepihak atas pengelolaan program nuklir Iran.
"China sejak dulu menentang sanksi sepihak pada Iran," ungkap Lei seperti diberitakan Xinhua, Kamis (27/9/2012)
"Sanksi pada akhirnya tetap tidak akan bisa membantu menyelesaikan masalah nuklir Iran, namun hanya akan memperburuk dan memperluas masalah ini, dan tidak ada gunanya bagi perdamaian dan stabilitas regional." imbuh Lei
Lei menambahkan semua pihak yang terkait harus meningkatkan dialog dan terus bekerjsama untuk mencari solusi melalui perundingan.
Sementara itu, Presiden Barack Obama sebagai pihak yang sangat vokal menentang Iran dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, berjanji menjauhkan Iran dari kemampuan persenjataan nuklir.
“Program nuklir Iran menjadi ancaman pemusnahan Israel, keamanan bangsa-bangsa Teluk dan stabilitas ekonomi global. Atas alasan itulah kenapa AS harus mencegah Iran untuk mendapatkan senjata nuklir,” ungkap Obama.
Obama menyatakan ingin menyelesaikan krisis program nuklir Iran melalui diplomasi tetapi mengingatkan bahwa waktu yang tersedia terbatas.
Menurut Obama, setelah beberapa waktu Iran gagal menunjukkan bahwa program nuklirnya untuk tujuan damai dan negara itu gagal memenuhi kewajibannya terhadap PBB.
"China sejak dulu menentang sanksi sepihak pada Iran," ungkap Lei seperti diberitakan Xinhua, Kamis (27/9/2012)
"Sanksi pada akhirnya tetap tidak akan bisa membantu menyelesaikan masalah nuklir Iran, namun hanya akan memperburuk dan memperluas masalah ini, dan tidak ada gunanya bagi perdamaian dan stabilitas regional." imbuh Lei
Lei menambahkan semua pihak yang terkait harus meningkatkan dialog dan terus bekerjsama untuk mencari solusi melalui perundingan.
Sementara itu, Presiden Barack Obama sebagai pihak yang sangat vokal menentang Iran dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, berjanji menjauhkan Iran dari kemampuan persenjataan nuklir.
“Program nuklir Iran menjadi ancaman pemusnahan Israel, keamanan bangsa-bangsa Teluk dan stabilitas ekonomi global. Atas alasan itulah kenapa AS harus mencegah Iran untuk mendapatkan senjata nuklir,” ungkap Obama.
Obama menyatakan ingin menyelesaikan krisis program nuklir Iran melalui diplomasi tetapi mengingatkan bahwa waktu yang tersedia terbatas.
Menurut Obama, setelah beberapa waktu Iran gagal menunjukkan bahwa program nuklirnya untuk tujuan damai dan negara itu gagal memenuhi kewajibannya terhadap PBB.
(aww)