Wang Lijun divonis 15 tahun penjara
Senin, 24 September 2012 - 16:34 WIB
Wang Lijun divonis 15 tahun penjara
A
A
A
Sindonews.com - Pengadilan Chengdu, China, menjatuhkan vonis 15 tahun penjara terhadap mantan wali kota dan kepala polisi kota Chongqing Wang Lijun. Selain dipenjara, hak politik Wang juga dicabut selama setahun.
Pengadilan menyatakan Wang bersalah karena terbukti telah melakukan penyelewengan hukum atas kepentingan pribadi, pembelotan, penyelahgunaan kekuasaan, dan suap. Hukuman yang diterima Wang lebih ringan dari tuntutan yang diajukan oleh pihak pengadilan, 20 tahun penjara. Dituntut penjara 7 tahun untuk penyelewengan hukum, 1 tahun (pembelotan), 2 tahun (penyalahgunaan kekuasaan), dan 9 tahun (kasus suap).
Namun, akhirnya pengadilan memutuskan untuk mengurangi masa tahanan Wang. Pasalnya, ia telah membantu membongkar kasus pembunuhan pengusaha Inggris Neil Heywood yang tewas pada 15 November 2011 lalu di kamar hotel di Chongqing. Heywood diduga dibunuh Bogu Kailai oleh istri politisi ternama China, Bo Xilai.
Akibat mengungkap kasus pembunuhan Heywood, Wang yang menyadari dirinya dalam bahaya akhirnnya pada 6 Februari lalu memasuki Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS) di Chengdu. Tujuannya, dia meminta suaka politik di AS.
Entah apa yang dikatakan pemerintah China, atas kemauannya keesokan harinya Wang memutuskan untuk meninggalkan kantor diplomatik AS. Wang mengatakan kepada pengadilan bahwa ia tidak akan mengajukan banding atas vonis tersebut.
Pengadilan menyatakan Wang bersalah karena terbukti telah melakukan penyelewengan hukum atas kepentingan pribadi, pembelotan, penyelahgunaan kekuasaan, dan suap. Hukuman yang diterima Wang lebih ringan dari tuntutan yang diajukan oleh pihak pengadilan, 20 tahun penjara. Dituntut penjara 7 tahun untuk penyelewengan hukum, 1 tahun (pembelotan), 2 tahun (penyalahgunaan kekuasaan), dan 9 tahun (kasus suap).
Namun, akhirnya pengadilan memutuskan untuk mengurangi masa tahanan Wang. Pasalnya, ia telah membantu membongkar kasus pembunuhan pengusaha Inggris Neil Heywood yang tewas pada 15 November 2011 lalu di kamar hotel di Chongqing. Heywood diduga dibunuh Bogu Kailai oleh istri politisi ternama China, Bo Xilai.
Akibat mengungkap kasus pembunuhan Heywood, Wang yang menyadari dirinya dalam bahaya akhirnnya pada 6 Februari lalu memasuki Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS) di Chengdu. Tujuannya, dia meminta suaka politik di AS.
Entah apa yang dikatakan pemerintah China, atas kemauannya keesokan harinya Wang memutuskan untuk meninggalkan kantor diplomatik AS. Wang mengatakan kepada pengadilan bahwa ia tidak akan mengajukan banding atas vonis tersebut.
(aww)