Turki perketat keamanan perbatasan

Sabtu, 15 September 2012 - 11:45 WIB
Turki perketat keamanan...
Turki perketat keamanan perbatasan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Turki kemarin memperketat keamanan di perbatasan dengan Suriah. Langkah itu dilakukan untuk membendung pengungsi Suriah dan pemberontak memasuki wilayah Turki.

Aparat keamanan Turki juga mengusir para pemberontak agar kembali ke Suriah. “Polisi telah datang ke tempat tinggal kami,” kata Hassan, imigran ilegal asal Suriah, di kota perbatasan, Reyhanli, Turki.

Hassan tinggal bersama 20 pemberontak Suriah dan beberapa orang yang terluka. Dia menegaskan, rumahnya merupakan tempat peristirahatan bagi para pemberontak dan pengungsi ilegal di malam hari.

Sebelumnya kedatangan para pemberontak dan pengungsi di Reyhanli, Provinsi Hatay,datang ke Turki dengan bebas. Tapi, perubahan yang drastis dengan penutupan perbatasan itu menjadikan pergerakan mereka menjadi terhambat.

“Polisi memberikan waktu selama 24 jam kepada kami agar pergi,” kata Hassan dikutip AFP. “Siapa yang tidak memiliki visa harus pergi ke kamp pengungsi. Yang lain harus kembali ke Suriah.

” Dia menambahkan, siapa yang memiliki izin tinggal dapat meninggalkan Provinsi Hatay dan tinggal di wilayah lain di Turki. Turki secara resmi menampung 80.000 pengungsi di puluhan kamp yang terkonsentrasi di Provinsi Hatay.

Selain itu, ribuan imigran ilegal Suriah harus tinggal di tempat penampungan yang tidak layak huni.Sebagian besar pengungsi adalah muslim Suni. Selama tiga pekan terakhir, militer Turki telah meningkatkan patroli di sepanjang perbatasan dengan Suriah.

“Itu berarti kami harus melintas ke Turki pada malam hari.Tanpa rokok, tanpa ponsel, dan tanpa suara,” kata seorang pengungsi. “Itu dilakukan agar tidak ditangkap.

“Secara resmi,Ankara membantah sikap kasar terhadap pengungsi. Turki berkilah mereka hanya meningkatkan keamanan. “Kebijakan kita terhadap Suriah tidak berubah,” ujar seorang petugas di Badan Bencana Turki (Afad) yang enggan disebutkan namanya.

“Saya pastikan kalau tingkat keamanan bakal ditingkatkan dibandingkan sebelumnya.” Sementara di Suriah,Utusan Liga Arab-Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Suriah, Lakhdar Brahimi,bertemu Presiden Bashar al- Assad dan kelompok oposisi.

Kunjungan Brahimi itu adalah pertama kalinya ke negeri yang dilanda perang itu. Dia juga bertemu Duta Besar Iran untuk Suriah, Mohammed Reza Shibani.

“Mewujudkan perdamaian di Suriah merupakan suatu yang hampir mustahil,” kata Brahimi kepada BBC.
(aww)
Berita Terkait
Luluh Lantak Kota Kahramanmaras...
Luluh Lantak Kota Kahramanmaras di Turki Usai Diguncang Gempa Dahsyat
Menlu Suriah: Turki...
Menlu Suriah: Turki Harus Mundur dari Suriah, Akhiri Pendudukan Wilayah
Turki Peringatkan Suriah...
Turki Peringatkan Suriah Tak Langgar Gencatan Senjata
Guru dan Siswa Gelar...
Guru dan Siswa Gelar Salat Gaib untuk Korban Gempa Bumi Turki dan Suriah
Hancur Lebur Kota Hatay...
Hancur Lebur Kota Hatay Usai Dihantam Dahsyatnya Gempa Turki
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
6 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
8 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
8 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
10 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
11 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved