Catalonia tuntut kemerdekaan
Kamis, 13 September 2012 - 07:30 WIB
Catalonia tuntut kemerdekaan
A
A
A
Sindonews.com - Lebih dari satu juta orang membanjiri pusat Kota Barcelona menuntut kemerdekaan Catalonia dari sisa krisis yang melanda Spanyol, Selasa (11/9) waktu setempat. Lautan manusia yang merupakan warga Catalan terus memenuhi kota dan melambaikan bendera Catalan bergaris merah dan kuning.
Mereka melakukan longmars untuk merayakan Hari Nasional Diada yang jatuh pada 11 September. Banyak warga menuduh bahwa Spanyol telah menyeret mereka ke dalam kesulitan ekonomi. “Ada 1,5 juta orang yang melakukan aksi demonstrasi dan semuanya terus bergerak dengan damai,” ungkap juru bicara polisi.
Diawasi ketat oleh negara independen lain di Eropa, seperti Skotlandia dan Flanders, warga Catalan yang berdemo berjalan sembari membawa slogan yang berbunyi, “Catalonia, sebuah negara Eropa yang baru.”
Menurut laporan AFP, ada sekitar 1.000 bus yang mengangkut para pengunjuk rasa dari seluruh wilayah Spanyol timur laut. Warga Catalan yang sangat bangga akan bahasa yang berbeda dan budaya mereka semakin merasa yakin jika mereka bisa mendapatkan kesepakatan mentah dari Madrid.
Untuk memuluskan keinginan ini, saat ini presiden diketahui sedang menuntut hak untuk mendapatkan dan menggunakan pajak mereka. Pemimpin Catalan akan membahas pakta yang disebut pakta fiskal dengan Perdana Menteri (PM) Mariano Rajoy pada 20 September mendatang.
Sementara itu, Kepala daerah Catalonia Artur Mas memperingatkan pemerintah pusat Spanyol di Madrid, jika mereka tidak memberikan kewenangan kontrol lebih besar atas pajak dolar, kemerdekaan bisa menjadi pilihan.
‘”Jika tidak ada kesepakatan atas dasar ekonomi, maka jalan Catalonia untuk kebebasan sangat terbuka,” ujar dia, seperti dikutip CNN.
Mereka melakukan longmars untuk merayakan Hari Nasional Diada yang jatuh pada 11 September. Banyak warga menuduh bahwa Spanyol telah menyeret mereka ke dalam kesulitan ekonomi. “Ada 1,5 juta orang yang melakukan aksi demonstrasi dan semuanya terus bergerak dengan damai,” ungkap juru bicara polisi.
Diawasi ketat oleh negara independen lain di Eropa, seperti Skotlandia dan Flanders, warga Catalan yang berdemo berjalan sembari membawa slogan yang berbunyi, “Catalonia, sebuah negara Eropa yang baru.”
Menurut laporan AFP, ada sekitar 1.000 bus yang mengangkut para pengunjuk rasa dari seluruh wilayah Spanyol timur laut. Warga Catalan yang sangat bangga akan bahasa yang berbeda dan budaya mereka semakin merasa yakin jika mereka bisa mendapatkan kesepakatan mentah dari Madrid.
Untuk memuluskan keinginan ini, saat ini presiden diketahui sedang menuntut hak untuk mendapatkan dan menggunakan pajak mereka. Pemimpin Catalan akan membahas pakta yang disebut pakta fiskal dengan Perdana Menteri (PM) Mariano Rajoy pada 20 September mendatang.
Sementara itu, Kepala daerah Catalonia Artur Mas memperingatkan pemerintah pusat Spanyol di Madrid, jika mereka tidak memberikan kewenangan kontrol lebih besar atas pajak dolar, kemerdekaan bisa menjadi pilihan.
‘”Jika tidak ada kesepakatan atas dasar ekonomi, maka jalan Catalonia untuk kebebasan sangat terbuka,” ujar dia, seperti dikutip CNN.
(aww)