Mogok guru bisa menjadi batu sandungan Obama

Rabu, 12 September 2012 - 10:01 WIB
Mogok guru bisa menjadi...
Mogok guru bisa menjadi batu sandungan Obama
A A A
Sindonews.com - Menjelang pemilu Amerika Serikat (AS) yang kurang dari sepekan, incumbent Presiden Barack Obama justru dipusingkan dengan aksi mogok sekitar 29.000 guru dan staf pendukung sekolah di Chicago, kampung halamannya.

Mogok ini diperkirakan akan mempersulit langkah Obama untuk mempertahankan jabatannya di Gedung Putih karena jika penanganannya tak benar, maka serikat yang biasa loyal padanya bisa berpaling muka.

Kubu kampanye Obama tentu saja harus berhati-hati agar tidak membuat kecewa serikat,yang mereka butuhkan untuk dana kampanye dan melakukan kerja lapangan menjelang pemilu 6 November mendatang, sementara tidak mengasingkan para pemilih independen yang khawatir kalau Demokrat menjadi terlalu dekat dengan kelompok-kelompok serikat buruh yang berpengaruh.

Meski tidak terlibat langsung, Obama terasosiasi dengan politik lokal di kampung halamannya, di mana salah satu anggota kabinetnya,Menteri Pendidikan Arne Duncan, sebelumnya mengawasi sekolah dan sekarang mendorong perubahan yang membuat marah para guru.

Wali Kota Chicago Rahm Emmanuel adalah mantan kepala staf presiden AS ke-44 itu. Mogok anti-reformasi seperti evaluasi performa bagi guru dan lebih banyak otoritas bagi kepala sekolah itu diikuti sekitar 29.000 guru dan staf sekolah.

Mogok yang terjadi untuk kali pertama dalam 25 tahun itu telah menyebabkan 400.000 anak tidak bisa mendapatkan pengajaran di sekolah. Distrik sekolah membuka 114 lokasi “anak-anak” di sekolah di mana orang tua bisa meninggalkan anak mereka dari pukul 08.30–12.30 waktu setempat dan anak-anak itu yang bergantung pada distrik untuk makanan gratis atau makanan bersubsidi akan mendapatkan sarapan dan makan siang.

“Mereka seharusnya kembali bekerja.Saya kira ini tidak bisa dipercaya,” ujar seorang pendonor utama Obama di kawasan Chicago,yang mengkhawatirkan dampak mogok itu terhadap citra Obama di mata para pemilih independen di negara-negara bagian yang tidak punya kecenderungan politik (swing states) yang dibutuhkan untuk mengalahkan Mitt Romney dari Republikan pada pemilu mendatang, kepada Reuters.“

Tiap orang yang saya tahu yang menjadi donor utama presiden menentang keputusan mogok itu.” Tapi,kampanye Obama bergantung pada legium serikat buruh Demokrat untuk melakukan penetrasi terhadap negara- negara bagian terpenting, yang menjadi peluang terbaik mereka untuk menghadapi serangan Republikan.

Obama diperkirakan akan menang di Illinois pada pemilu. Tapi,dia butuh bantuan serikat buruh di negara-negara bagian seperti Wisconsin, Michigan dan Ohio,di mana jajak pendapat memperlihatkan Romney dan Obama bersaing ketat. Juru Bicara Gedung Putih Jay Carney mengungkapkan, Obama mengetahui situasi di Chicago itu.

“Perhatian prinsip (Presiden Obama) adalah bagi siswa dan keluarga yang terkena dampak situasi ini,”ujar Carney.

“Kami harap kedua belah pihak mampu mencapai kesepakatan dengan cepat demi kepentingan siswa di Chicago.” Kesempatan ini tak disiasiakan kubu Romney yang bersiap menyerang Obama jika mogok ini tak segera diselesaikan.
(aww)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
4 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
6 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
7 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
8 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
9 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved