Pidato Michelle pukau konvensi

Kamis, 06 September 2012 - 09:59 WIB
Pidato Michelle pukau...
Pidato Michelle pukau konvensi
A A A
Sindonews.com - Pengalaman hidup membentuk seseorang, bukannya mendefinisikan siapa orang tersebut. Inilah yang ditegaskan Michelle Obama pada pembukaan konvensi partai Demokrat.

Konvensi itu dibuka di Charlotte, North Carolina, Selasa 4 September waktu setempat atau kemarin WIB.Konvensi ini digelar untuk mengukuhkan Barack Obama sebagai calon presiden AS dari Demokrat yang akan bertarung pada pemilu 6 November mendatang.

Pidato ibu negara Amerika Serikat (AS) ini mendapatkan banyak pujian dan membuat perbedaan kontras antara suaminya dan rivalnya dari Partai Republikan, Mitt Romney.

Pidato yang ditulis Michelle ini dirasa langsung menyentuh banyak orang saat ini.

“Barack tahu Impian Amerika karena dia menghidupkannya—dan dia ingin semua orang di negara ini memiliki kesempatan yang sama, entah siapa pun dia,dari mana asalnya atau seperti apa rupa mereka atau siapa yang kita cintai,” ujar Michelle, seperti dikutip AFP.

Ibu Malia dan Sasha ini juga mengakui kalau slogan perubahan yang membawa Obama ke Gedung Putih empat tahun lalu masih sulit diwujudkan.

Tapi,dia meminta para pemilih agar memberikan kesempatan empat tahun lagi bagi suaminya itu untuk memperbaiki perekonomian AS.

“Dia mengingatkan saya bahwa kita memainkan permainan dengan durasi lama di sini dan perubahan itu sulit, dan perubahan itu lambat,dan itu tidak pernah terjadi sekaligus,” papar Michelle, dilansir Reuters.“Tapi,pada akhirnya kita akan mencapainya.Selalu begitu.”

Pidato Michelle itu disampaikan sepekan setelah istri capres Republikan Mitt Romney, Ann, menyampaikan pidatonya di Konvensi Nasional Republikan di Tampa Florida.

Dalam pidato itu,Ann mempromosikan suaminya dengan berusaha merangkul para pemilih wanita dan mengemukakan pernyataan yang langsung merujuk kepada Obama.

Sementara, Michelle memfokuskan pada Obama dan segala usahanya untuk mewujudkan perubahan.

“Bagi Barack, sukses bukanlah berapa banyak uang yang kalian hasilkan,tapi mewujudkan perubahan dalam kehidupan banyak orang,” ujar Michelle, yang diperkirakan merujuk kepada masa lalu Romney sebagai eksekutif perusahaan ekuitas swasta. Michelle memang tidak menyebut langsung nama Romney.

Tapi, dia menceritakan kesulitan yang dia dan Obama hadapi dan menyadari masalah yang mereka berusaha pecahkan bagi warga biasa Amerika.

“Barack tahu apa artinya perjuangan keluarga. Jadi, pada akhirnya, bagi Barack, masalahnya bukanlah politik, tapi pribadi. Dia tahu apa artinya menginginkan sesuatu bagi anak dan cucu kita,” papar Michelle.

“Barack dan saya sama-sama tumbuh di keluarga yang tidak punya banyak uang atau barang tapi yang memberikan kami jauh lebih berharga yaitu cinta tanpa syarat, pengorbanan dan kesempatan pergi ke tempat-tempat yang mereka tak pernah membayangkannya.”

Pidato Michelle ini jelas dimaksudkan untuk menarik kekontrasan dengan Romney, yang merupakan seorang pengusaha yang lahir sebagai putra mantan kandidat presiden dan ketua American Motors George Romney.

Demokrat telah mengangkat masalah kesejahteraan selama kampanye presiden, dengan menyerang Romney karena menyimpan sebagian besar kekayaannya yang diperkirakan mencapai USD250 juta di luar negeri dan bertanya mengapa dia tidak merilis lebih banyak pembayaran pajak. Pesan Michelle itu banyak menyentuh orang yang mendengarkannya. “Itu hebat. Dia benar-benar memperjelas perbedaan antara nilainya dan nilai Nyonya Romney.

Nyonya Obama benar-benar mengemukakan visi presiden atas pertumbuhan kelas menengah,” ujar Steve Holecko, 55, delegasi Demokrat dari Ohio. Obama akan menerima nominasi Demokrat secara resmi hari ini waktu setempat atau besok WIB.

Dalam polling, posisi Obama saat ini cukup ketat dengan Romney. Tapi, jajak pendapat yang dirilis ABC News/Washington Poll saat konvensi berlangsung memperlihatkan Obama adalah presiden incumbent dengan dukungan terendah pada prakonvensi sejak 1980-an.

Sementara, polling Reuters/Ipsos memperlihatkan Romney memimpin satu poin dari Obama dengan angka 46:45. Pada saat Demokrat mencemaskan hasil pemilu kelak, Michelle meminta aktivis partai agar mendukung dirinya.

“Kita harus bekerja seperti kita tidak pernah melakukannya dan kita harus sekali lagi bersama-sama dan berdiri bersama-sama bagi orang yang kita yakini akan membawa negara kita yang hebat ini maju, suami saya, presiden kita, Barack Obama,”papar dia.

Obama berusaha kembali menangkap perhatian dalam konvensi itu. Mantan Kepala Staf Gedung Putih Rahm Emanuel menyebutkan, presiden berikutnya akan menyusun rencana untuk 40 tahun ke depan.

“Kepemimpinan presidenlah yang akan menentukan bagaimana kita sebagai negara menaklukkan tantangan yang dihadapi kelas menengah.

Nilai presidenlah yang membentuk masa depan yang diharapkan kelas menengah,”ujar dia.

Sementara banyak yang menyetujuinya, tapi belum jelas apakah dampak pidato Michelle terhadap para pemilih di seluruh negeri. “Michelle hebat,” tulis ilmuwan politik Universitas Virginia Larry Sabato pada akun Twitter-nya.

“Begitu juga Ann.Tapi, siapa pun yang mempelajari pemilu akan bilang kepada kalian: para istri membuat senang para pemilih, tapi tidak mengubah pemilu.
()
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Berita Terkini
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
18 menit yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
1 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
2 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
3 jam yang lalu
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
4 jam yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
6 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Jawa Tengah...
Gubernur Jawa Tengah Gelar Lomba Pidato Gaya Bung Karno
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved