Cewek matre jadi buronan polisi India
Senin, 27 Agustus 2012 - 18:19 WIB
Cewek matre jadi buronan polisi India
A
A
A
Sindonews.com – Seorang pengantin wanita asal Kerala, India, Shahanaz (33), menjadi buronan polisi. Pasalnya, wanita ini memiliki hobi membangkrutkan pasangannya.
Setelah pasangannya bangkrut, Shahanaz langsung mencampakkannya tanpa ampun. Aksi “kejam” Shahanaz terkuak setelah dua mantan suami melaporkannya ke kantor polisi Chennai.
Kedua mantan Shahanaz yang bernama Manikandan (24) dan Prasanna ini memperkuat laporannya dengan menujukkan foto pernikahan mereka.
Selain itu mereka meminta petugas menindaklanjuti kebenaran laporan yang didapat dari sejumlah pria yang mengaku korban wanita materialistik ini.
Diberitakan dailymail, Senin (27/8/2012), sejauh ini tujuh korban telah melaporkan aksi Shahanaz.
Dalam beberapa tahun terakhir, Shahana diduga telah menikahi lusinan pria. Meskipun beberapa laporan mengatakan ia telah melakukan 50 pernikahan, namun hanya 15 pengantin yang melaporkan kesalahan Shahanaz.
Manikandan merupakan pelapor pertama yang berprofesi sebagai pegawai showroom mobil. Manikandan mengaku didekati Shahanaz terlebih dulu. Saat itu Shahanaz mengaku sedang mencari pria yang mengkhianati temannya.
Shahanaz juga mengaku sebagai yatim piatu dan bekerja sebagai pengacara di Pengadilan Tinggi Madras. Dan ia juga sedang mengikuti studi pelatihan pelayanan masyarakat.
Singkat cerita, keduanya akhirnya memutuskan menikah tanpa mendapat persetujuan dari orangtua. Keduanya tinggal di asrama perempuan selama dua bulan untuk mempersiapkan pernikahan mereka.
Kepada polisi, Manikandan mengaku menjual sejumlah perhiasan untuk menikahi Shahanaz. Nahas, Shahanaz melarikan diri dengan membawa lari semua uang hasil jual perhiasan dan meninggalkan Manikandan begitu saja.
Selain Manikandan, polisi juga menerima laporan korban lain yakni, Prasanna, seorang pemain sepak bola yang mengaku menikahi Shahanaz beberapa tahun yang lalu. Kepada pria ini, Shahanaz juga melakukan aksi serupa seperti yang dilakukannya kepada Manikandan.
Selain pengakuan Maikandan dan Prasanna, polisi juga menerima pengakuan dari Rajesh, Chandrababu, dan Saravanan. Saat ini, polisi sedang mencari Shahanaz, mereka menduga mungkin Shahanaz memiliki keterkaitan dengan kelompok kriminal tertentu.
Setelah pasangannya bangkrut, Shahanaz langsung mencampakkannya tanpa ampun. Aksi “kejam” Shahanaz terkuak setelah dua mantan suami melaporkannya ke kantor polisi Chennai.
Kedua mantan Shahanaz yang bernama Manikandan (24) dan Prasanna ini memperkuat laporannya dengan menujukkan foto pernikahan mereka.
Selain itu mereka meminta petugas menindaklanjuti kebenaran laporan yang didapat dari sejumlah pria yang mengaku korban wanita materialistik ini.
Diberitakan dailymail, Senin (27/8/2012), sejauh ini tujuh korban telah melaporkan aksi Shahanaz.
Dalam beberapa tahun terakhir, Shahana diduga telah menikahi lusinan pria. Meskipun beberapa laporan mengatakan ia telah melakukan 50 pernikahan, namun hanya 15 pengantin yang melaporkan kesalahan Shahanaz.
Manikandan merupakan pelapor pertama yang berprofesi sebagai pegawai showroom mobil. Manikandan mengaku didekati Shahanaz terlebih dulu. Saat itu Shahanaz mengaku sedang mencari pria yang mengkhianati temannya.
Shahanaz juga mengaku sebagai yatim piatu dan bekerja sebagai pengacara di Pengadilan Tinggi Madras. Dan ia juga sedang mengikuti studi pelatihan pelayanan masyarakat.
Singkat cerita, keduanya akhirnya memutuskan menikah tanpa mendapat persetujuan dari orangtua. Keduanya tinggal di asrama perempuan selama dua bulan untuk mempersiapkan pernikahan mereka.
Kepada polisi, Manikandan mengaku menjual sejumlah perhiasan untuk menikahi Shahanaz. Nahas, Shahanaz melarikan diri dengan membawa lari semua uang hasil jual perhiasan dan meninggalkan Manikandan begitu saja.
Selain Manikandan, polisi juga menerima laporan korban lain yakni, Prasanna, seorang pemain sepak bola yang mengaku menikahi Shahanaz beberapa tahun yang lalu. Kepada pria ini, Shahanaz juga melakukan aksi serupa seperti yang dilakukannya kepada Manikandan.
Selain pengakuan Maikandan dan Prasanna, polisi juga menerima pengakuan dari Rajesh, Chandrababu, dan Saravanan. Saat ini, polisi sedang mencari Shahanaz, mereka menduga mungkin Shahanaz memiliki keterkaitan dengan kelompok kriminal tertentu.
()