Serangan Taliban Afghanistan tumbangkan drone AS
Kamis, 23 Agustus 2012 - 12:43 WIB
Serangan Taliban Afghanistan tumbangkan drone AS
A
A
A
Sindonews.com - Kelompok militan Taliban Pakistan mengklaim bertanggung jawab atas insiden jatuhnya drone (pesawat tak berawak) Amerika Serikat (AS).
Seperti diberitakan Presstv, Kamis (23/8/2012) , sebuah drone AS diberitakan jatuh di provinsi Nangarhar bagian timur, Pakistan, Rabu 22 Agustus 2012, kemarin.
Pemeritah AS sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan paska penyerangan ini. Sejauh ini, AS mengoperasikan drone untuk menyerang lokasi lokasi yang diduga sebagai markas kelompok terorisme di berbagai negara seperti, Somalia, Yaman, Pakistan, Libya, dan juga Irak.
Operasi pengunaan drone AS sempat menuai protes dan kritik keras karena dinilai mengolok ngolok hukum internasional. Selain itu, pengunaan drone juga dianggap tidak menghormati kedaulatan suatu negara.
Sementara itu, penggunaan drone di Pakistan sempat mendapat kecaman keras dari rakyat dan Pemerintah Pakistan karena banyak memakan korban sipil. Presiden Amerika Serikat Barack Obama terus memberikan lampu hijau bagi Badan Pusat Intelejen AS (Certified Internal Auditor, CIA) untuk terus mengoperasikan drone.
Seperti diberitakan Presstv, Kamis (23/8/2012) , sebuah drone AS diberitakan jatuh di provinsi Nangarhar bagian timur, Pakistan, Rabu 22 Agustus 2012, kemarin.
Pemeritah AS sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan paska penyerangan ini. Sejauh ini, AS mengoperasikan drone untuk menyerang lokasi lokasi yang diduga sebagai markas kelompok terorisme di berbagai negara seperti, Somalia, Yaman, Pakistan, Libya, dan juga Irak.
Operasi pengunaan drone AS sempat menuai protes dan kritik keras karena dinilai mengolok ngolok hukum internasional. Selain itu, pengunaan drone juga dianggap tidak menghormati kedaulatan suatu negara.
Sementara itu, penggunaan drone di Pakistan sempat mendapat kecaman keras dari rakyat dan Pemerintah Pakistan karena banyak memakan korban sipil. Presiden Amerika Serikat Barack Obama terus memberikan lampu hijau bagi Badan Pusat Intelejen AS (Certified Internal Auditor, CIA) untuk terus mengoperasikan drone.
()