Afghanistan-Pakistan sepakat jaga perbatasan
Rabu, 15 Agustus 2012 - 19:02 WIB
Afghanistan-Pakistan sepakat jaga perbatasan
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Afghanistan dan Pakistan membentuk tim perbatasan bersama untuk menyelidiki serangan penembakan yang mulai meningkat bulan ini.
Afganistan dan Pakistan sepakat untuk mengirim tim militer bersama guna menyelidiki lonjakan serangan lintas perbatasan yang memburuk hubungan diplomatik kedua negara.
Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari membahas hubungan bilateral, situasi regional, proses perdamaian, dan masalah lain yang menjadi perhatian bersama.
Kedua pemimpin itu sepakat untuk menghindari kekerasan dan menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
“Pakistan sebaiknya mengakhiri serangan-serangan. Jika diteruskan, serangan itu akan berpengaruh negatif terhadap persahabatan kedua negara,” tegas Karzai, seperti disiarkan Radio Liberti, Rabu (15/8/2012).
Sementara ihak berwenang Pakistan mengatakan, kelompok Taliban berlindung di Afghanistan dan menyusup ke perbatasan untuk melanjutkan serangan terhadap pasukan keamanan.
Sebelumnya, kepolisian Afghanistan melaporkan, ribuan roket dan peluru artileri berat telah mendarat di wilayah mereka dalam beberapa bulan terakhir. Militan Pakistan diduga sebagai dalang dari serangan itu.
Kekerasan lintas batas telah menjadi isu yang sensitif di bagi kedua negara. Pemerintah Afghanistan mencurigai militan Taliban di Pakistan ingin menguasai wilayah perbatasan. Kedua negara ini telah memerangi pemberontakan Taliban selama 10 tahun.
Afganistan dan Pakistan sepakat untuk mengirim tim militer bersama guna menyelidiki lonjakan serangan lintas perbatasan yang memburuk hubungan diplomatik kedua negara.
Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari membahas hubungan bilateral, situasi regional, proses perdamaian, dan masalah lain yang menjadi perhatian bersama.
Kedua pemimpin itu sepakat untuk menghindari kekerasan dan menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
“Pakistan sebaiknya mengakhiri serangan-serangan. Jika diteruskan, serangan itu akan berpengaruh negatif terhadap persahabatan kedua negara,” tegas Karzai, seperti disiarkan Radio Liberti, Rabu (15/8/2012).
Sementara ihak berwenang Pakistan mengatakan, kelompok Taliban berlindung di Afghanistan dan menyusup ke perbatasan untuk melanjutkan serangan terhadap pasukan keamanan.
Sebelumnya, kepolisian Afghanistan melaporkan, ribuan roket dan peluru artileri berat telah mendarat di wilayah mereka dalam beberapa bulan terakhir. Militan Pakistan diduga sebagai dalang dari serangan itu.
Kekerasan lintas batas telah menjadi isu yang sensitif di bagi kedua negara. Pemerintah Afghanistan mencurigai militan Taliban di Pakistan ingin menguasai wilayah perbatasan. Kedua negara ini telah memerangi pemberontakan Taliban selama 10 tahun.
()