Iran tak takut ancaman serangan Israel
Rabu, 15 Agustus 2012 - 11:29 WIB
Iran tak takut ancaman serangan Israel
A
A
A
Sindonews.com - Iran menyatakan tidak takut dengan ancaman Israel yang akan menyerang fasilitas nuklirnya pada akhir tahun ini. Iran menganggap ancaman itu sebagai omong kosong.
Pemerintah Iran mengaku telah menelaah ancaman serangan Isreal. Hasilnya, Iran ancaman Israel bukanlah ancaman yang serius, karena tidak berdasar dan kosong.
"Kami tidak melihat adanya satu alasan kuat bagi Israel untuk menyerang fasilitas pengayaan nuklir Iran. Ancaman tak berdasar ini dilontar oleh Israel karena mereka menghadapi masalah di negara mereka," ungkap Juru Bicara Departemen Luar Iran Ramin Mehmanparast seperti diberitakan Presstv, Rabu (15/8/2012).
Menurut Mehmanparast, Isreal sedang dilanda beberapa masalah seperti perpecahan dalam pemerintahan, krisis sosial di seluruh wilayah Isreal yang mencerminkan rendahnya identitas diri penduduk Israel. Ditambah saat ini banyak pejabat Israel berbeda sikap dengan petinggi Israel terhadap keputusan untuk menyerang Iran.
"Seandainya Isreal mencoba mencari alasan kuat untuk melakukan penyerangan terhadap Iran, mereka tetap tidak akan mendapat alasan kuat untuk membuat sebuah serangan yang akan menimbulkan dampak serius," imbuh Mehmanparast.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Urusan Militer Ehud Barak kemarin membeberkan rencana serius mereka untuk meluncurkan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran pada akhir 2012.
Pemerintah Iran mengaku telah menelaah ancaman serangan Isreal. Hasilnya, Iran ancaman Israel bukanlah ancaman yang serius, karena tidak berdasar dan kosong.
"Kami tidak melihat adanya satu alasan kuat bagi Israel untuk menyerang fasilitas pengayaan nuklir Iran. Ancaman tak berdasar ini dilontar oleh Israel karena mereka menghadapi masalah di negara mereka," ungkap Juru Bicara Departemen Luar Iran Ramin Mehmanparast seperti diberitakan Presstv, Rabu (15/8/2012).
Menurut Mehmanparast, Isreal sedang dilanda beberapa masalah seperti perpecahan dalam pemerintahan, krisis sosial di seluruh wilayah Isreal yang mencerminkan rendahnya identitas diri penduduk Israel. Ditambah saat ini banyak pejabat Israel berbeda sikap dengan petinggi Israel terhadap keputusan untuk menyerang Iran.
"Seandainya Isreal mencoba mencari alasan kuat untuk melakukan penyerangan terhadap Iran, mereka tetap tidak akan mendapat alasan kuat untuk membuat sebuah serangan yang akan menimbulkan dampak serius," imbuh Mehmanparast.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Urusan Militer Ehud Barak kemarin membeberkan rencana serius mereka untuk meluncurkan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran pada akhir 2012.
()