OKI tangguhkan keanggotaan Suriah
Selasa, 14 Agustus 2012 - 13:38 WIB
OKI tangguhkan keanggotaan Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah Menteri Luar Negeri anggota Organisasi kerjasama Islam OKI (Organization of Islamic Cooperation/OIC) kemarin memutuskan untuk menangguhkan keanggotaan Suriah dalam pertemuan tingkat menteri OKI di Jeddah, Arab Saudi.
"Menteri OKI sepakat menangguhkan keanggotaan Suriah dalam organisasi ini," ungkap pernyataan OKI, seperti diberitakan RIA Novosti, Selasa (14/8/2012).
Perubahan sikap dilakukan OKI guna mewakili kepentingan muslim seluruh dunia atas peningkatan kekerasan yang terus terjadi di Suriah sejak 15 bulan yang lalu.
Sementara untuk keanggotaan Suriah dari organisasi Liga Arab juga telah ditangguhkan sembilan bulan yang lalu.
Saat ini esklasi perang antara pemberontak dan militer pemerintah terus terjadi di Suriah. Sampai hari ini militer pemerintah terus berperang dengan pemberontak yang menguasai wilayah Aleppo. Perang antara keduanya akan menentukan masa depan Pemerintahan Presiden Suriah, Bashar al-Assad.
Berdasarkan data yang diperoleh dari berbagai kelompok dan Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB) perang Suriah telah menelan 20 ribu korban jiwa dari pihak sipil, militer dan juga pemberontak.
Hari ini hingga 15 Agustus besok, sebanyak 56 negara anggota OKI menghadiri KTT OKI yang diselenggarakan di Mekah, Arab Saudi. KTT OKI kali ini akan membahas tantangan politik dan tututann kepada dunia islam agar lebih solid dan kohesif.
"Menteri OKI sepakat menangguhkan keanggotaan Suriah dalam organisasi ini," ungkap pernyataan OKI, seperti diberitakan RIA Novosti, Selasa (14/8/2012).
Perubahan sikap dilakukan OKI guna mewakili kepentingan muslim seluruh dunia atas peningkatan kekerasan yang terus terjadi di Suriah sejak 15 bulan yang lalu.
Sementara untuk keanggotaan Suriah dari organisasi Liga Arab juga telah ditangguhkan sembilan bulan yang lalu.
Saat ini esklasi perang antara pemberontak dan militer pemerintah terus terjadi di Suriah. Sampai hari ini militer pemerintah terus berperang dengan pemberontak yang menguasai wilayah Aleppo. Perang antara keduanya akan menentukan masa depan Pemerintahan Presiden Suriah, Bashar al-Assad.
Berdasarkan data yang diperoleh dari berbagai kelompok dan Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB) perang Suriah telah menelan 20 ribu korban jiwa dari pihak sipil, militer dan juga pemberontak.
Hari ini hingga 15 Agustus besok, sebanyak 56 negara anggota OKI menghadiri KTT OKI yang diselenggarakan di Mekah, Arab Saudi. KTT OKI kali ini akan membahas tantangan politik dan tututann kepada dunia islam agar lebih solid dan kohesif.
(hyk)