Pernikahan lesbian, pertama kali dilaksanakan di Taiwan
Minggu, 12 Agustus 2012 - 15:36 WIB
Pernikahan lesbian, pertama kali dilaksanakan di Taiwan
A
A
A
Sindonews.com - Pernikahan sesama jenis yang tak lazim diselenggarakan di Taiwan. Pernikahan Buddha ini menandai Taiwan sebagai negara Asia pertama yang melegalkan pernikahan lesbian.
Ikan Huang dan Anda Ya-ting yang telah hidup bersama selama tujuh tahun, sekarang melangsungkan pernikahan sesama jenis.
"Kami tidak hanya menyelenggarakan upacara pernikahan ini untuk kepentingan pribadi, melainkan juga untuk kaum gay dan lesbian lainnya," tutur Ikan Huang, salah seorang mempelai, seperti dikutip Taipei Times, Minggu (12/8/2012).
Dua perempuan ini menjadi pasangan pertama yang melakukan pernikahan sesama jenis di Taiwan pada 12 Agustus. Sesuai kepercayaan Buddha, mereka saling sumpah dan tukar cincin di sebuah biara di Taoyuan, Taiwan utara.
Upacara sakral ini diiringi doa serta nyanyian dari 300 umat Buddha yang menghadiri pernikahan mereka. Sayang, keluarga pasangan itu tidak menghadiri upacara setelah awalnya setuju untuk berada di sana. Tersiar kabar keluarga tidak datang karena ingin menghindari perhatian media.
Master Buddha Shih Chao-Hwei bersedia memimpin upacara setelah pasangan itu membujuknya. Kedua pasangan awalnya bertanya kepada Shih yang juga seorang profesor universitas, apakah iman Buddha mengutuk homoseksualitas?
Sebelumya, pernikahan gay yang terbuka bagi publik telah dilakukan di Taiwan pada 1996. Namun, baru kali pernikahan sesama jenis diselenggarakan dengan adat Buddhis.
Saat ini, kelompok pendukung hak kaum gay terus mendorong Presiden Ma Ying-jeou untuk membuat Undang-Undang (UU) yang mengizinkan pasangan sesama jenis secara resmi. Mereka menuntut agar UU itu dapat disahkansebelum masa jabatannya berakhir tahun 2016 mendatang.
Ikan Huang dan Anda Ya-ting yang telah hidup bersama selama tujuh tahun, sekarang melangsungkan pernikahan sesama jenis.
"Kami tidak hanya menyelenggarakan upacara pernikahan ini untuk kepentingan pribadi, melainkan juga untuk kaum gay dan lesbian lainnya," tutur Ikan Huang, salah seorang mempelai, seperti dikutip Taipei Times, Minggu (12/8/2012).
Dua perempuan ini menjadi pasangan pertama yang melakukan pernikahan sesama jenis di Taiwan pada 12 Agustus. Sesuai kepercayaan Buddha, mereka saling sumpah dan tukar cincin di sebuah biara di Taoyuan, Taiwan utara.
Upacara sakral ini diiringi doa serta nyanyian dari 300 umat Buddha yang menghadiri pernikahan mereka. Sayang, keluarga pasangan itu tidak menghadiri upacara setelah awalnya setuju untuk berada di sana. Tersiar kabar keluarga tidak datang karena ingin menghindari perhatian media.
Master Buddha Shih Chao-Hwei bersedia memimpin upacara setelah pasangan itu membujuknya. Kedua pasangan awalnya bertanya kepada Shih yang juga seorang profesor universitas, apakah iman Buddha mengutuk homoseksualitas?
Sebelumya, pernikahan gay yang terbuka bagi publik telah dilakukan di Taiwan pada 1996. Namun, baru kali pernikahan sesama jenis diselenggarakan dengan adat Buddhis.
Saat ini, kelompok pendukung hak kaum gay terus mendorong Presiden Ma Ying-jeou untuk membuat Undang-Undang (UU) yang mengizinkan pasangan sesama jenis secara resmi. Mereka menuntut agar UU itu dapat disahkansebelum masa jabatannya berakhir tahun 2016 mendatang.
()