Morsi rombak pimpinan keamanan Mesir
Kamis, 09 Agustus 2012 - 17:30 WIB
Morsi rombak pimpinan keamanan Mesir
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Mesir Mohamed Morsi mengubah formasi pimpinan keamanan setelah serangan di perbatasan Rafah dengan Jalur Gaza yang menewaskan 16 tentara.
“Serangan mematikan di Sinai telah memicu tindakan keras militer untuk mengamankan wilayah perbatasan jalur Gaza. Saat ini, militer Mesir sedang melakukan perubahan besar-besaran,” ujar Juru bicara Presiden Mesir Yassir Ali, seperti dikutip Aljazeera, Kamis (9/8/2012).
Morsi memecat Kepala Intelijen Mesir Muwafi Murad. Dia dipecat karena dianggap tidak mampu mengamankan Semenanjung Sinai dari serangan militan. Presiden Mesir itu juga memecat Gubernur Sinai Utara Abdel Wahab Mabruk, Kepala Keamanan Kairo, dan Kepala Pasukan Keamanan Umum.
Saat ini, Morsi telah menunjuk Mohammed Abdel Rafaat Wahad Shehata sebagai Kepala Interim Intelijen Umum. Selain itu, Morsi memerintahkan Menteri Pertahanan Hussein Tantawi untuk mengganti Kepala Polisi Militer Hamdi Badeen.
Morsi berusaha mengendalikan situasi pasca penyerangan kelompok bersenjata di pos perbatasan Mesir. Pemerintah Mesir dianggap tidak berdaya menjaga wilayah perbatasaan yang strategis tersebut, terutama setelah penggulingan Presiden Hosni Mubarak pada Februari 2011.
Sementara pejabat keamanan Mesir mengatakan, serangan ini merupakan yang pertama kalinya setelah penembakan rudal di Sinai sejak perang dengan Israel pada 1973. Ketidakstabilan politik pasca jatuhnya Mubarak18 bulan lalu menyebabkan kelompok militan semakin berani melancarkan serangan.
“Serangan mematikan di Sinai telah memicu tindakan keras militer untuk mengamankan wilayah perbatasan jalur Gaza. Saat ini, militer Mesir sedang melakukan perubahan besar-besaran,” ujar Juru bicara Presiden Mesir Yassir Ali, seperti dikutip Aljazeera, Kamis (9/8/2012).
Morsi memecat Kepala Intelijen Mesir Muwafi Murad. Dia dipecat karena dianggap tidak mampu mengamankan Semenanjung Sinai dari serangan militan. Presiden Mesir itu juga memecat Gubernur Sinai Utara Abdel Wahab Mabruk, Kepala Keamanan Kairo, dan Kepala Pasukan Keamanan Umum.
Saat ini, Morsi telah menunjuk Mohammed Abdel Rafaat Wahad Shehata sebagai Kepala Interim Intelijen Umum. Selain itu, Morsi memerintahkan Menteri Pertahanan Hussein Tantawi untuk mengganti Kepala Polisi Militer Hamdi Badeen.
Morsi berusaha mengendalikan situasi pasca penyerangan kelompok bersenjata di pos perbatasan Mesir. Pemerintah Mesir dianggap tidak berdaya menjaga wilayah perbatasaan yang strategis tersebut, terutama setelah penggulingan Presiden Hosni Mubarak pada Februari 2011.
Sementara pejabat keamanan Mesir mengatakan, serangan ini merupakan yang pertama kalinya setelah penembakan rudal di Sinai sejak perang dengan Israel pada 1973. Ketidakstabilan politik pasca jatuhnya Mubarak18 bulan lalu menyebabkan kelompok militan semakin berani melancarkan serangan.
()