Masjid Missouri diduga dibakar
Selasa, 07 Agustus 2012 - 21:52 WIB
Masjid Missouri diduga dibakar
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah masjid yang terletak di Missouri, Amerika Serikat (AS) hangus terbakar. Agen Investigasi Federal AS, (Federal Bureau of Investigation/FBI) menduga ada sesorang sengaja melakukan pembakaran terhadap masjid yang terletak di barat daya Missouri itu.
Masjid Missouri rata akibat kobaran api yang tak terkendali. Kebakaran ini tidak mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Namun, masyarakat Islam di sana sekarang kesulitan untuk beribadah selama bulan Ramadan.
Seperti dilansir Aljazeera, Selasa (7/8/2012), Petugas Kepolisian Jasper County mengatakan, penyidik masih mencari bukti yang menyebabkan masjid itu hangus terbakar api. Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 3.30 dini hari waktu setempat.
Saat ini, penyidik dari Biro Senjata Api, FBI masih berada di tempat kejadian. Petugas keamanan terus berupaya memindahkan reruntuhan dengan buldoser dan peralatan berat lainnya.
Kebakaran Masjid Missouri merupakan yang kedua kalinya di musim panas tahun 2012. Karena itu, beberapa saksi kejadian telah dipanggil pihak berwenang.
Pihak FBI telah merilis sebuah gambar seorang tersangka yang tertangkap di video. Mereka menawarkan imbalan sebesar USD15.000 kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan ataupun identitas tersangka.
Masjid Missouri rata akibat kobaran api yang tak terkendali. Kebakaran ini tidak mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Namun, masyarakat Islam di sana sekarang kesulitan untuk beribadah selama bulan Ramadan.
Seperti dilansir Aljazeera, Selasa (7/8/2012), Petugas Kepolisian Jasper County mengatakan, penyidik masih mencari bukti yang menyebabkan masjid itu hangus terbakar api. Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 3.30 dini hari waktu setempat.
Saat ini, penyidik dari Biro Senjata Api, FBI masih berada di tempat kejadian. Petugas keamanan terus berupaya memindahkan reruntuhan dengan buldoser dan peralatan berat lainnya.
Kebakaran Masjid Missouri merupakan yang kedua kalinya di musim panas tahun 2012. Karena itu, beberapa saksi kejadian telah dipanggil pihak berwenang.
Pihak FBI telah merilis sebuah gambar seorang tersangka yang tertangkap di video. Mereka menawarkan imbalan sebesar USD15.000 kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan ataupun identitas tersangka.
()