Bom detonator tewaskan 8 orang di Afganistan
Selasa, 07 Agustus 2012 - 15:56 WIB
Bom detonator tewaskan 8 orang di Afganistan
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah ledakan bom menewaskan delapan warga sipil pada Selasa 7 Agustus dekat ibu kota Afghanistan, Kabul. Pelaku mengendalikan bom dengan detonator.
“Bom itu dikendalikan melalui remote yang disembunyikan di bawah jembatan sebelum meledak,” ungkap seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Afganistan, seperti diberitakan The Washington Post, Selasa (7/8/2012).
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengumumkan, serangan bom tersebut menargetkan pasukan Afghanistan saat mereka melewati jembatan di Kabul. Namun, rombongan tentara berhasil selamat dari ledakan bom, tanpa ada seorang pun yang cidera.
Sementara Kepala Kepolisian Kabul Ayoub Salangi memaparkan, seorang pria dengan perangkat remote kontrol ditangkap di dekat lokasi pasca serangan itu. Pelaku diserang sejumlah penduduk yang marah atas pemboman di jalur transportasi umum.
Penduduk setempat menjadi korban utama pemboman tersebut. Karena jumlah mereka lebih banyak dibanding pengunjung yang sering berkunjung untuk piknik.
“Sebagian warga sipil terluka akibat ledakan bom. Ledakan ini juga menghancurkan sebuah mini van di Paghman, bagian barat Kabul,” tambah pejabat setempat.
Meskipun belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut, tetapi Kementerian Dalam Negeri menyalahkan gerilyawan Taliban. Sebelumnya, sebuah bom magnet ditargetkan sebuah kendaraan militer di Kabul.
“Bom itu dikendalikan melalui remote yang disembunyikan di bawah jembatan sebelum meledak,” ungkap seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Afganistan, seperti diberitakan The Washington Post, Selasa (7/8/2012).
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengumumkan, serangan bom tersebut menargetkan pasukan Afghanistan saat mereka melewati jembatan di Kabul. Namun, rombongan tentara berhasil selamat dari ledakan bom, tanpa ada seorang pun yang cidera.
Sementara Kepala Kepolisian Kabul Ayoub Salangi memaparkan, seorang pria dengan perangkat remote kontrol ditangkap di dekat lokasi pasca serangan itu. Pelaku diserang sejumlah penduduk yang marah atas pemboman di jalur transportasi umum.
Penduduk setempat menjadi korban utama pemboman tersebut. Karena jumlah mereka lebih banyak dibanding pengunjung yang sering berkunjung untuk piknik.
“Sebagian warga sipil terluka akibat ledakan bom. Ledakan ini juga menghancurkan sebuah mini van di Paghman, bagian barat Kabul,” tambah pejabat setempat.
Meskipun belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut, tetapi Kementerian Dalam Negeri menyalahkan gerilyawan Taliban. Sebelumnya, sebuah bom magnet ditargetkan sebuah kendaraan militer di Kabul.
()