Sebuah tas iguana disita Inggris

Sabtu, 04 Agustus 2012 - 15:18 WIB
Sebuah tas iguana disita...
Sebuah tas iguana disita Inggris
A A A
Sindonews.com - Seorang pecinta jalan-jalan atau Holidaymaker dilarang memasuki Inggris karena menggunakan aksesori yang terbuat dari hewan langka. Dinas Perbatasan Inggris tak segan-segan menyita tas iguana milik Holidaymaker perempuan tersebut.

Petugas Pabean di Bandara Cardiff, Inggris, tercengang ketika seorang Holidaymaker kembali dari perjalanannya di Maroko dengan aksesori fashion berupa iguana eksotis. Perempuan itu memakai sebuah tas yang dibuat dari seluruh tubuh iguana, lengkap dengan kepala dan cakarnya.

“Kami tidak memperbolehkan barang apapun yang berbahan dasar hewan langka masuk ke wilayah Inggris,” kata pegawai Bandara Cardiff, seperti dikutip Dailymail, Sabtu (4/8/2012).

Pemerintah Inggris melarang Holidaymaker itu kembali ke Inggris, tasnya terbuat dari hewan yang terancam punah. Tas anyaman Holidaymaker itu menggunakan kulit iguana kering. Satu tubuh iguana dilipat hingga membentuk sebuah tas. Sementara kepala iguana tersebut diubah menjadi gesper, dan cakarnya digunakan untuk hiasan di ujung tas.

“Hanya karena Anda secara legal dapat membeli item saat sedang berlibur ke luar negeri, bukan berarti Anda dapat membawanya kembali ke Inggris,” tegas Wakil Kepala Angkatan Perbatasan di Inggris, Alex Lawther.

Agar Kejadian ini tak terulang lagi, Alex memperingatkan para wisatawan untuk tidak menggunakan tas kulit yang terbuat dari hewan langka. Pecinta fashion boleh saja memakai barang eksotis di tempat mereka berlibur, asalkan tidak membawanya ke Inggris, karena akan terancam tuduhan kriminal.

Petugas di Bandara Cardiff tak asing lagi dengan berbagai barang aneh. Dulu, mereka pernah berurusan dengan tanduk kijang dan sandal anak-anak terbuat dari kulit ular.

Di Inggris, hewan langka secara hukum dilindungi perjanjian perdagangan internasional. Sekitar 5.000 spesies hewan dan 29.000 spesies tumbuhan dilindungi Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Langka Fauna dan Flora Liar. Aturan itu mencegah bagian tubuh hewan langka perdagangkan melalui bea cukai.
()
Berita Terkait
Platipus & Echidna:...
Platipus & Echidna: Mamalia Misterius yang Bertelur, Kok Bisa?
6 Hewan Aneh di 2023...
6 Hewan Aneh di 2023 yang Bikin Anda Geleng Kepala
Mengapa Kanguru Jago...
Mengapa Kanguru Jago Bertinju? Ini 7 Faktanya!
5 Fakta Unik Nyala,...
5 Fakta Unik Nyala, Antelop Afrika yang Alami Dimorfisme Seksual
Tupai Pelangi Raksasa...
Tupai Pelangi Raksasa Asal India Punya Bulu Warna-warni, Disebut Spesies Terbesar di Dunia
Amerika Diserbu Quadriliun...
Amerika Diserbu Quadriliun Jangkrik! Waspada Kiamat Jangkrik Cicada-geddon!
Berita Terkini
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
33 menit yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
2 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
4 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved