Taiwan siaga Topan Saola
Kamis, 02 Agustus 2012 - 11:15 WIB
Taiwan siaga Topan Saola
A
A
A
Sindonews.com - Biro Pusat Cuaca Taiwan memperingatkan kepada warga untuk mewaspadai Topan Saola yang bakal mendekati wilayah pulau itu. Topan Soala diramalkan dapat mengakibatkan hujan deras dan tanah longsor di Taiwan.
Dengan kecepatan 13 km per jam, Topan Saola kini sedang menuju wilayah barat Taiwan. Semalam topan tersebut berada di 160 km wilayah Ilan, Taiwan bagian timur. Topan Soala diperkirakan mampu bergerak dengan kecepatan maksimum mencapai 137 km per jam.
Pagi ini curah hujan di Ilan mencapai lebih dari satu meter (m), sementara kota Taichung di Taiwan tengah diguyur 770 mm hujan.
Biro Pusat Cuaca Taiwan melaporkan, lingkaran badai topan telah membuat pendaratan di wilayah pusat, utara dan timur Taiwan. Hembusan angin di wilayah kepulauan tersebut dikabarkan akan terus menguat.
Menanggapi cuaca buruk itu, Pemerintah Taiwan juga mengumumkan ke beberapa kota besar dan kabupaten di seluruh pulau, termasuk Taipei, Xinbei, dan Kaohsiung untuk menutup sekolah dan kantor hari ini.
Biro Pusat Cuaca Taiwan juga meminta masyarakat menjauhi daerah daratan rendah. Selain itu, kapal nelayan diperintahkan untuk mengehentikan aktifitas melaut, serta diminta kembali ke pelabuhan guna mencari perlindungan.
Saat Pemerintah Taiwan mengantisipasi terjadinya tanah longsor dan banjir, satu desa di pegunungan yang padat penduduk telah dievakuasi karena curah hujan terus meningkat.
Dengan kecepatan 13 km per jam, Topan Saola kini sedang menuju wilayah barat Taiwan. Semalam topan tersebut berada di 160 km wilayah Ilan, Taiwan bagian timur. Topan Soala diperkirakan mampu bergerak dengan kecepatan maksimum mencapai 137 km per jam.
Pagi ini curah hujan di Ilan mencapai lebih dari satu meter (m), sementara kota Taichung di Taiwan tengah diguyur 770 mm hujan.
Biro Pusat Cuaca Taiwan melaporkan, lingkaran badai topan telah membuat pendaratan di wilayah pusat, utara dan timur Taiwan. Hembusan angin di wilayah kepulauan tersebut dikabarkan akan terus menguat.
Menanggapi cuaca buruk itu, Pemerintah Taiwan juga mengumumkan ke beberapa kota besar dan kabupaten di seluruh pulau, termasuk Taipei, Xinbei, dan Kaohsiung untuk menutup sekolah dan kantor hari ini.
Biro Pusat Cuaca Taiwan juga meminta masyarakat menjauhi daerah daratan rendah. Selain itu, kapal nelayan diperintahkan untuk mengehentikan aktifitas melaut, serta diminta kembali ke pelabuhan guna mencari perlindungan.
Saat Pemerintah Taiwan mengantisipasi terjadinya tanah longsor dan banjir, satu desa di pegunungan yang padat penduduk telah dievakuasi karena curah hujan terus meningkat.
()