Tak akan ada refomasi di Korut
Senin, 30 Juli 2012 - 16:30 WIB
Tak akan ada refomasi di Korut
A
A
A
Sindonews.com - Korea Utara (Korut) peringatkan tentangganya Korea Selatan (Korsel) untuk berhenti mengharapkan adanya reformasi di bawah kepemimpinan Kim Jong Un.
Juru bicara Korut unit Reunifikasi Perdamaian Korea untuk Korut yang enggan disebut namanya membantah kemungkinan terjadinya reformasi di Korut.
"Kelompok boneka (Korsel) mencoba menciptakan kesan bahwa di bawah kepemimpinan Kim Jong Un, Korut akan memutuskan hubungan dengan masa lalunya, ini merupakan puncak dari sebuah kebodohan," ungkapnya seperti diberitakan dalam KCNA, Senin (30/7/2012).
Mengharapkan terjadinya perubahan kebijakan dan reformasi dari Korut, lanjut juru bicara korut, adalah mimpi paling bodoh dan konyol, sama seperti menginginkan matahari terbit dari barat. Juru bicara tersebut kembali menegaskan tidak akan mungkin ada reformasi kebijakan dari Korut, walau sedikitpun.
Rumor seputar reformasi dan perubahan tentang kebijakan pemerintah Korut mencuat awal bulan ini ketika kepala militer Korut diberhentikan dari jabatanya karena sakit.
Juru bicara Korut unit Reunifikasi Perdamaian Korea untuk Korut yang enggan disebut namanya membantah kemungkinan terjadinya reformasi di Korut.
"Kelompok boneka (Korsel) mencoba menciptakan kesan bahwa di bawah kepemimpinan Kim Jong Un, Korut akan memutuskan hubungan dengan masa lalunya, ini merupakan puncak dari sebuah kebodohan," ungkapnya seperti diberitakan dalam KCNA, Senin (30/7/2012).
Mengharapkan terjadinya perubahan kebijakan dan reformasi dari Korut, lanjut juru bicara korut, adalah mimpi paling bodoh dan konyol, sama seperti menginginkan matahari terbit dari barat. Juru bicara tersebut kembali menegaskan tidak akan mungkin ada reformasi kebijakan dari Korut, walau sedikitpun.
Rumor seputar reformasi dan perubahan tentang kebijakan pemerintah Korut mencuat awal bulan ini ketika kepala militer Korut diberhentikan dari jabatanya karena sakit.
()