The Joker ternyata kandidat doktor
Minggu, 22 Juli 2012 - 16:18 WIB
The Joker ternyata kandidat doktor
A
A
A
Sindonews.com - James Holmes pelaku penembakan di Bioskop Aurora, Denver, yang mengaku sebagai The Joker bukanlah sosok sembarangan. Holmes adalah mahasiswa doktoral program ilmu syaraf di Universitas Colorado,Denver, Fakultas Kedokteran.
Meskipun punya catatan akademis yang bagus, pria 24 tahun ini sedang dalam proses pengunduran diri. “Secara akademis, dia di atas yang teratas. Holmes merupakan pelajar yang memperoleh beasiswa dengan penghargaan tertinggi. Dia memiliki kapasitas intelektual yang luar biasa,” kata Rektor Universitas California Timothy P White seperti dilansir dalam TheIndependen, Minggu (22/7/2012).
Juru bicara Universitas Colorado Jacque Montgomery mengatakan Holmes memiliki peluang bekerja untuk universitas di program riset yang dipelajari. Dia bekerja di program sains syaraf. Ini posisi yang dibayar.
Sebelumnya, pada 2006, Holmes menempuh pendidikan di Universitas California, Riverside, dan lulus dengan gelar B.S.di bidang sains syaraf pada 2010.
Pelaku sendiri selama ini di sebuah apartemen dengan satu tempat tidur. Apartemen yang memungkinkan para pelajar dapat menjalani studi dengan baik. “Para tetangga menyatakan dia tinggal sendiri dan dia cukup tertutup,” ujar Oates.
Holmes tinggal di sebuah apartemen seluas 850 kaki persegi,dengan biaya sewa USD525 per bulan. Kepolisian mengatakan, belakangan Holmes mengambil kelas yang mempelajari topik pelecehan, skizofrenia, depresi, dan bentuk kelainan mental lainnya.
Pihak berwenang mengatakan aksi Holmes tidak ada kaitanya sama sekali dengan aksi terosisme, tersangka juga tidak memiliki motif, bahkan tersangka tidak memiliki catatan kriminal.
Holmes akan muncul di Pengadilan Negeri kota Arapahoe, Senin 23 Juli mendatang pukul 9.30 waktu setempat. Sementara itu, keluarga Holmes dalam pernyataan tertulis juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban.
“Dukacita kami kepada keluarga dan kawan yang ditinggalkan. Kami minta media untuk menghargai privasi kami di saat-saat yang sulit ini,” tulis pernyataan keluarga Holmes seperti dikutip BBC.
Duka cita serupa disampaikan sutradara film Batman yang menginspirasi pembunuhan tersebut, Christopher Nolan. Dia mengatakan bahwa penyerangan itu sangat biadab dan tidak bisa dimaafkan.
Akibat insiden ini pihak Warner Bros mengumumkan Christian Bale, Anne Hathaway dan Morgan Freeman batal hadir dalam penayangan perdana "The Dark Knight Rises" di Paris, Tokyo dan Meksiko City.
Meskipun punya catatan akademis yang bagus, pria 24 tahun ini sedang dalam proses pengunduran diri. “Secara akademis, dia di atas yang teratas. Holmes merupakan pelajar yang memperoleh beasiswa dengan penghargaan tertinggi. Dia memiliki kapasitas intelektual yang luar biasa,” kata Rektor Universitas California Timothy P White seperti dilansir dalam TheIndependen, Minggu (22/7/2012).
Juru bicara Universitas Colorado Jacque Montgomery mengatakan Holmes memiliki peluang bekerja untuk universitas di program riset yang dipelajari. Dia bekerja di program sains syaraf. Ini posisi yang dibayar.
Sebelumnya, pada 2006, Holmes menempuh pendidikan di Universitas California, Riverside, dan lulus dengan gelar B.S.di bidang sains syaraf pada 2010.
Pelaku sendiri selama ini di sebuah apartemen dengan satu tempat tidur. Apartemen yang memungkinkan para pelajar dapat menjalani studi dengan baik. “Para tetangga menyatakan dia tinggal sendiri dan dia cukup tertutup,” ujar Oates.
Holmes tinggal di sebuah apartemen seluas 850 kaki persegi,dengan biaya sewa USD525 per bulan. Kepolisian mengatakan, belakangan Holmes mengambil kelas yang mempelajari topik pelecehan, skizofrenia, depresi, dan bentuk kelainan mental lainnya.
Pihak berwenang mengatakan aksi Holmes tidak ada kaitanya sama sekali dengan aksi terosisme, tersangka juga tidak memiliki motif, bahkan tersangka tidak memiliki catatan kriminal.
Holmes akan muncul di Pengadilan Negeri kota Arapahoe, Senin 23 Juli mendatang pukul 9.30 waktu setempat. Sementara itu, keluarga Holmes dalam pernyataan tertulis juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban.
“Dukacita kami kepada keluarga dan kawan yang ditinggalkan. Kami minta media untuk menghargai privasi kami di saat-saat yang sulit ini,” tulis pernyataan keluarga Holmes seperti dikutip BBC.
Duka cita serupa disampaikan sutradara film Batman yang menginspirasi pembunuhan tersebut, Christopher Nolan. Dia mengatakan bahwa penyerangan itu sangat biadab dan tidak bisa dimaafkan.
Akibat insiden ini pihak Warner Bros mengumumkan Christian Bale, Anne Hathaway dan Morgan Freeman batal hadir dalam penayangan perdana "The Dark Knight Rises" di Paris, Tokyo dan Meksiko City.
()