Abbas minta dukungan Italia
Rabu, 18 Juli 2012 - 13:22 WIB
Abbas minta dukungan Italia
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan, Palestina siap kembali ke meja perundingan bersama Israel. Pemerintah Palestina berharap Itali akan berpartisipas dalam proses perdamian tersebut.
"Kami menegaskan kesiapan Palestina untuk kembali ke meja perundingan, selama Israel mempertahankan komitmenya," ungkap Abbas dalam kunjungannya ke Italia, seperti dilansir Xinhua, Rabu (18/7/2012).
Abbas mengungkapkan, Pemerintah Palestina menyadari hubungan antara Italia dan Israel sangat dekat . Karena itu, Palestina berharap Italia dapat berperan dalam perundingan perdamaian antara Israel dan Palestina mendatang.
"Warga Pelestina sejauh ini menyadari seberapa penting peran Italia bagi pengembangan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan untuk proyek pengembangan di Israel. Sejauh ini, Italia sangat berperan dalam penbangunan infrastruktur di Ibu Kota Israel," tutur Abbas.
Selama kunjungan resminya ke Italia, Abbas bertemu dengan Presiden Italia, Giorgio Napolitano di Roma. Mereka membahas bagaimana mencari jalan guna mencapai perdamaian antara Israel dan Palestina.
Abbas menambahkan, saat ini Palestina dan Italia telah membentuk sebuah komite bilateral tingkat kementerian. Ke depan komite ini akan mempelajari cara untuk terus meningkatkan pengembangan hubungan bilateral dan memperkuat konsultasi politik.
Sementara itu, Napolitano mengatakan perundingan dengan Israel dilakukan untuk mengusahakan kondisi yang tepat. Perundingan tersebut diharapkan mampu mengubah tren atas situasi yang terjadi selama ini.
“ Italia bersungguh-sungguh melihat kebutuhan Israel dan proposal perdamian yang diajukan oleh Palestina,” jelas Napolitano.
Perundingan antara Israel dengan Palestina akan menjadi sebuah tonggak bersejarah yang memfasilitas lahirnya solusi perdamaian. Upaya damai ditempuh untuk menjaga kestabilan kawasan Afrika Utara dan Timur Tengah yang kini berada dalam ketidakpastian politik.
"Kami menegaskan kesiapan Palestina untuk kembali ke meja perundingan, selama Israel mempertahankan komitmenya," ungkap Abbas dalam kunjungannya ke Italia, seperti dilansir Xinhua, Rabu (18/7/2012).
Abbas mengungkapkan, Pemerintah Palestina menyadari hubungan antara Italia dan Israel sangat dekat . Karena itu, Palestina berharap Italia dapat berperan dalam perundingan perdamaian antara Israel dan Palestina mendatang.
"Warga Pelestina sejauh ini menyadari seberapa penting peran Italia bagi pengembangan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan untuk proyek pengembangan di Israel. Sejauh ini, Italia sangat berperan dalam penbangunan infrastruktur di Ibu Kota Israel," tutur Abbas.
Selama kunjungan resminya ke Italia, Abbas bertemu dengan Presiden Italia, Giorgio Napolitano di Roma. Mereka membahas bagaimana mencari jalan guna mencapai perdamaian antara Israel dan Palestina.
Abbas menambahkan, saat ini Palestina dan Italia telah membentuk sebuah komite bilateral tingkat kementerian. Ke depan komite ini akan mempelajari cara untuk terus meningkatkan pengembangan hubungan bilateral dan memperkuat konsultasi politik.
Sementara itu, Napolitano mengatakan perundingan dengan Israel dilakukan untuk mengusahakan kondisi yang tepat. Perundingan tersebut diharapkan mampu mengubah tren atas situasi yang terjadi selama ini.
“ Italia bersungguh-sungguh melihat kebutuhan Israel dan proposal perdamian yang diajukan oleh Palestina,” jelas Napolitano.
Perundingan antara Israel dengan Palestina akan menjadi sebuah tonggak bersejarah yang memfasilitas lahirnya solusi perdamaian. Upaya damai ditempuh untuk menjaga kestabilan kawasan Afrika Utara dan Timur Tengah yang kini berada dalam ketidakpastian politik.
()