AS hukum calo ginjal Israel

Kamis, 12 Juli 2012 - 19:44 WIB
AS hukum calo ginjal...
AS hukum calo ginjal Israel
A A A
Sindonews.com - Levy Izhak Rosenbaum, seorang pria asal Israel dinyatakan bersalah setelah mengakui dirinya menjadi calo transplantasi ginjal demi menjari keuntungan pribadi. Jaksa Paul Fishman mengatakan, motif Rosenbaum adalah mencari keuntungan, bukan menyembuhkan orang sakit.

"Ini adalah pasar gelap, dimana mereka yang sakit bisa membeli organ dari pihak kurang beruntung demi menyelamatkan nyawa seseorang. Menyelamatkan nyawa dengan cara demikian sangat tidak adil. Tindakan ini adalah penghinaan terhadap martabat pendonor, tentu saja melanggar hukum," ungkap Jaksa Paul Fishman, seperti diberitakan dalam BBC, Kamis (12/7/2012).

Sementara itu, Jaksa penuntut New Jersey mengatakan, Rosenbaum dengan sengaja memasang iklan di tanah airnya, Israel, dan menawarkan imbalan kepada mereka yang berminat. "Dalam kasus ini, meskipun dia menyatakan dirinya sebagai pencari kecocokan donor dengan penerima transpalan, hukum menunjukkan dia bersalah karena mencari keuantungan pribadi," tegasnya.

Rosenbaum berusia 61, mengakui kesalahanya di depan pengadilan. Dia menilai tindakanya baik bagi orang yang membutuhkan. "Tidak ada pihak yang merasa dijadikan korban dalam kasus ini. Para donor merasa senang, begitu pula penerima," ungkapnya.

Salah satu dari tiga penerima transplantasi ginjal Rosenbaum angkat bicara di pengadilan. Kepada pengadilan, dia merasa telah dieksploitasi. Kemudian dia membantu penerima transplantasi di Amerika Serikat (AS) untuk mencari donor yang memiliki kecocokan darah dan berbagai prosedur terkait transplantasi ginjal.

Rosenbaum diduga telah membayar uang sedikitnya USD10 ribu pada pendonor untuk mengamankan organ donor. Dia diduga telah mendapatkan USD120 ribu atas jasa pencarian donor tiga orang di AS.

"Saya dapat meyakinkan pihak pengadilan, tindakan ini tidak akan terulang kembali," jelas dia.

Rosenbaum ditangkap oleh agen investigasi AS, Federal Bureau of Investigation (FBI) pada 2009 lalu. Dia ditangkap sebelum melakukan operasi transplantasi ginjal pada korban ketiga. Levy Izhak Rosenbaum menjadi orang pertama yang dihukum atas penjualan organ ilegal di AS.
()
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
1 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
1 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
2 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
2 jam yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
3 jam yang lalu
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved