Suriah kritik sikap Turki, Saudi Arabia dan Qatar
Rabu, 11 Juli 2012 - 18:38 WIB
Suriah kritik sikap Turki, Saudi Arabia dan Qatar
A
A
A
Sindonews.com - Ketua parlemen Suriah, Mohammed Jihad al-Laham mengkritik sikap tetangganya, Turki, Saudi Arabia dan Qatar. Ketiganya tidak kunjung menghentikan dukunganya terhadap peberontak Suriah.
Al-Laham mengatakan ketiga tetangganya tersebut merupakan pemicu pergerakkan kelompok oposisi di Suriah. Turki, Saudi Arabia dan Qatar memberikan bantuan dana serta persenjataan kepada pemberontak bersenjata untuk melawan Pemerintah Suriah.
"Pemerintah Turki melaksanakan agenda barat di Timur Tengah yang merupakan pelayan Zionis. Sikap Turki saat ini tidak dapat dibenarkan, tidak bermoral, tidak berhati, dan tentu saja sangat bertentangan dengan PBB," ungkap Laham, seperti diberitakan dalam Presstv, Rabu (11/7/2012).
Al-Laham menuduh Turki melakukan pengiriman senjata ke Suriah. Persenjataaan tersebut diselundupkan melalui perbatasan Turki. Sementara itu, Arab Saudi dan Qatar lantang meneriakkan demokratisasi di Suriah. Namun, sayangnya mereka tidak memberikan ruang bagi demokrasi dan kebebasan di negara mereka.
Al-Laham mengatakan ketiga tetangganya tersebut merupakan pemicu pergerakkan kelompok oposisi di Suriah. Turki, Saudi Arabia dan Qatar memberikan bantuan dana serta persenjataan kepada pemberontak bersenjata untuk melawan Pemerintah Suriah.
"Pemerintah Turki melaksanakan agenda barat di Timur Tengah yang merupakan pelayan Zionis. Sikap Turki saat ini tidak dapat dibenarkan, tidak bermoral, tidak berhati, dan tentu saja sangat bertentangan dengan PBB," ungkap Laham, seperti diberitakan dalam Presstv, Rabu (11/7/2012).
Al-Laham menuduh Turki melakukan pengiriman senjata ke Suriah. Persenjataaan tersebut diselundupkan melalui perbatasan Turki. Sementara itu, Arab Saudi dan Qatar lantang meneriakkan demokratisasi di Suriah. Namun, sayangnya mereka tidak memberikan ruang bagi demokrasi dan kebebasan di negara mereka.
()