Putin kesal dengan aksi intervensi Barat

Selasa, 10 Juli 2012 - 13:59 WIB
Putin kesal dengan aksi...
Putin kesal dengan aksi intervensi Barat
A A A
Sindonews.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin kecam Barat atas politik intervensif dan penerapan "rudal-bom demokrasi" dalam menyelesaikan krisis internasional.

Di hadapan para duta besar Rusia dari seluruh dunia, di Moskow Senin, 9 Juli 2012, Putin mengecam Barat karena telah mengambil langkah unilateral dalam menyelesaikan konflik internasional dan bukan melalui Perserikatan Bangsa Bangsa.

"Ini adalah fakta. Para pemain dalam politik internasional berupaya mengabadikan pengaruh mereka dan mengeruk manfaat geopolitik dengan segala cara. Aksi berbentuk operasi kemanusiaan, ekspor 'rudal-bom demokrasi’ serta intervensi dalam konflik internal, termasuk yang disebarkan dalam gerakan kebangkitan Arab," tutur Putin seperti dikutip dari Presstv, Selasa (10/7/2012).

Putin menggambarkan, tindakan sepihak yang dilakukan oleh barat jelas bertentangan dengan hukum internasional. Semua itu merupakan tindakan campur tangan dalam urusan internal negara-negara berdaulat.

Dalam kesempatan tersebut, Putin juga mengecam intervensi militer Barat di Libya pada 2011 dan menegaskan ia tidak akan membiarkan skenario yang sama terulang bagi Suriah. "Tragedi yang terjadi di Libya, tidak seharusnya terulang di negara lain seperti Suriah," kata Putin.

Kepala eksekutif Rusia itu juga mendesak para Duta Besarnya agar waspada terhadap reaksi dari mantan musuh Moskow di masa Perang Dingin, yakni Amerika Serikat.

"Bersiaplah untuk menghadapi setiap perkembangan situasi, bahkan untuk yang paling tidak menguntungkan," tukas Putin dalam pidatonya

Dalam kesempatan tersebut Putin juga menyingggung pengaruh Barat yang mulai memudar akibat krisis ekonomi. "Masalah sosial ekonomi yang memburuk di negara-negara industri merupakan dampak dari krisis (ekonomi) karena melemahya dominasi Barat,” pungkasnya.
()
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
1 jam yang lalu
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
2 jam yang lalu
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
3 jam yang lalu
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
4 jam yang lalu
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
5 jam yang lalu
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
6 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved