Kidon, unit Mossad untuk gagalkan nuklir Iran
Minggu, 08 Juli 2012 - 15:04 WIB
Kidon, unit Mossad untuk gagalkan nuklir Iran
A
A
A
Sindonews.com - Dan Raviv dan Yossi Melman koresponden nasional CBS dan seorang wartawaan Israel merilis sebuah artikel tentang Mossad. Mereka menguak keberadaan sebuah unit khusus operasi yang bertugas menghabisi nyawa ilmuan nuklir Iran.
Artikel keduanya dirilis dalam sebuah situs CBS, yang diadaptasi dari buku baru mereka yang berjudul, Spies Against Armageddon: Inside Israel's Secret Wars.
Dalam artikel tersebut Raviv dan Melman mengungkapkan unit khusus Mossad tersebut diberi nama Kidon, yang dalam bahasa ibrani berarti bayonet. Kidon merupakan agen Mossad yang dilatih untuk misi mata-mata terhadap Iran.
Buku ini merupakan hasil studi atas pengamatan 50 tahun aksi pembunuhan yang dilakukan oleh Mossad. Dapat disimpulkan aksi semua pembunuhan yang dilakukan di Iran adalah tindakan agen Mossad, yang masuk ke Iran dengan menggunakan paspor palsu.
Semua anggota Kidon mendapatkan semua materi pelatihan yang didapatkan oleh semua agen mata-mata. Mereka memiliki kode pengakuan dan juga komunikasi yang aman.
Raviv dan Melman juga menyebutkan, Kidon dibentuk dengan tujuan menggagalkan program energi nuklir Iran. Dimana secara operasional Kidon bertindak sangat rahasia dan terpisah di luar markas Mossad.
Sebelumnya pemerintah Iran, menuduh Israel adalah dalang di balik pembunuhan empat ilmuwan nuklir Iran, Mostafa Ahmadi Roshan, Daryoush Rezaeinejad, Profesor Majid Shahriari, dan Profesor Masoud Ali-Mohammadi.
Artikel keduanya dirilis dalam sebuah situs CBS, yang diadaptasi dari buku baru mereka yang berjudul, Spies Against Armageddon: Inside Israel's Secret Wars.
Dalam artikel tersebut Raviv dan Melman mengungkapkan unit khusus Mossad tersebut diberi nama Kidon, yang dalam bahasa ibrani berarti bayonet. Kidon merupakan agen Mossad yang dilatih untuk misi mata-mata terhadap Iran.
Buku ini merupakan hasil studi atas pengamatan 50 tahun aksi pembunuhan yang dilakukan oleh Mossad. Dapat disimpulkan aksi semua pembunuhan yang dilakukan di Iran adalah tindakan agen Mossad, yang masuk ke Iran dengan menggunakan paspor palsu.
Semua anggota Kidon mendapatkan semua materi pelatihan yang didapatkan oleh semua agen mata-mata. Mereka memiliki kode pengakuan dan juga komunikasi yang aman.
Raviv dan Melman juga menyebutkan, Kidon dibentuk dengan tujuan menggagalkan program energi nuklir Iran. Dimana secara operasional Kidon bertindak sangat rahasia dan terpisah di luar markas Mossad.
Sebelumnya pemerintah Iran, menuduh Israel adalah dalang di balik pembunuhan empat ilmuwan nuklir Iran, Mostafa Ahmadi Roshan, Daryoush Rezaeinejad, Profesor Majid Shahriari, dan Profesor Masoud Ali-Mohammadi.
()