Jepang kembali operasikan reaktor 2 nuklirnya

Sabtu, 16 Juni 2012 - 20:10 WIB
Jepang kembali operasikan...
Jepang kembali operasikan reaktor 2 nuklirnya
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Jepang memutuskan untuk mengoperasikan kembali dua reaktor nuklir, setelah ditutup pasca tragedi tsunami Maret 2011 lalu.

Seperti diberitakan oleh kantor berita Kyodo, Perdana Menteri Jepang Yohiko Noda mengatakan, telah mengoperasikan kembali pembangkit listrik tenaga nuklir di pusat prefektur Fukui. Keputusan ini diambil guna mencegah kekurangan pasokan listrik.

Tidak hanya itu, pemerintah juga mendapat tekanan dari para demonstran untuk kembali mengoperasikan reaktor nuklir tersebut. Menurut harian Mainichi, lebih dari 70 persen masyarakat Jepang setuju jika reaktor tersebut beroperasi kembali.

Petugas pengoperasian nuklir mengatakan, butuh waktu enam bulan agar dua reaktor tersebut dapat beroperasi normal dan maksimal.

Pasca tragedi tsunami yang melanda Jepang Maret tahun lalu, Pemerintah Jepang memutuskan untuk menutup 50 reaktor nuklir demi keselamatan warga.

Selama ini, pembangkit listrik tenaga nuklir Jepang berperan membantu mencukupi pemenuhan 30 persen kebutuhan energi nasional.
()
Berita Terkini
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
17 menit yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
1 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
2 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
3 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
4 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
5 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved