Suu Kyi minta investor asing bangun Myanmar

Jum'at, 01 Juni 2012 - 11:20 WIB
Suu Kyi minta investor...
Suu Kyi minta investor asing bangun Myanmar
A A A
Sindonews.com - Pemimpin Partai Oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi memanfaatkan kehadirannya dalam Konferensi World Economic Forum untuk melakukan lobi ke negara peserta. Ia meminta bantuan kepada negara yang hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan Myanmar.

“Saya sengaja hadir dalam even ini untuk mengungkapkan kepada Anda atas semua apa yang dibutuhkan oleh negara kami,” ungkap Suu Kyi seperti diberitakan dalam BBC.co.uk Jumat, (1/6/2012).

Berbicara dalam Konferensi World Economic Forum yang digelar sejak 31 Mei hingga 1 Juni, Suu Kyi juga meminta bantuan kepada sejumlah negara peserta untuk membantu menciptakan lapangan pekerjaan."Orang muda di Myanmar sangat membutuhkan lapangan pekerjaan dan juga pelatihan,"kata Suu Kyi.

Pemerintah sipil Myanmar yang didukung oleh militer kini telah berubah menjadi negara yang mulai demokratis. Namun, demokrasi tidak cukup untuk membangun Myanmar. "Negara kami membutuhkan invetasi asing. Saya juga berharap investasi asing tidak akan menjadi pangkal korupsi dan instabilitas di Myanmar."
()
Berita Terkini
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
55 menit yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
1 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
2 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
3 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
5 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
6 jam yang lalu
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved