Bom bunuh diri ledakkan 50 tentara Yaman

Senin, 21 Mei 2012 - 16:56 WIB
Bom bunuh diri ledakkan...
Bom bunuh diri ledakkan 50 tentara Yaman
A A A
Sindonews.com - Seorang berpakaian militer meledakkan dirinya di sebuah batalyon di Sanaa, Senin pagi. Akibat aksi bom bunuh diri itu, 50 tentara dilaporkan tewas sementara lusinan lainnya luka-luka. "Jumlah korban tewas dari mencapai 50 orang, jumlah ini bisa saja terus meningkat," ungkap pejabat militer Sana, Yaman seperti diberitakan dalam AFP, Senin (21/5/2012)

Pejabat militer itu mengatakan, pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di tengah latihan perayaan 22 tahun penyatuan Yaman Utara dan Yaman Selatan. Saksi mata mengatakan, bagian tubuh tentara terpental ke seluruh penjuru di alun-alun Sabeen, Sanaa, Yaman. Sebuah lokasi yang seringkali dijadikan lokasi penyelenggaraan parade militer Yaman.

Serangan kali ini merupakan serangan paling mematikan sejak Presiden Abdrabuh Mansur Hadi mengambil alih kekuasaan pada Februari lalu. Hadi berjanji akan menumpas pertumbuhan Al-Qaeda. Aksi penyerangan kali ini terjadi hanya berselang 10 hari setelah peyerangan besar-besaran militer Yaman terhadap Al-qaeda di provinsi Abyan.
()
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
8 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
9 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved