Ditahan teroris 5 bulan, 2 insiyur Iran dibebaskan

Kamis, 17 Mei 2012 - 12:25 WIB
Ditahan teroris 5 bulan,...
Ditahan teroris 5 bulan, 2 insiyur Iran dibebaskan
A A A
Sindonews.com - Juru Bicara Departemen Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast mengatakan, dua orang insiyur Iran yang diculik lima bulan lalu oleh kelompok teroris telah dibebaskan dan akan segera kembali ke Iran.

"Melalui upaya dan tindak lanjut yang dilakukan oleh kedutaan Iran di Ankara, Turki, kedua insunyur telah dibebaskan dan akan segera dikembalikan ke Iran,” ungkap Mehmanparast seperti diberitakan Presstv, Kamis (17/5/2012).

Pemeritah Iran menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Turki yang telah berkontribusi dalam pembebasan para sandra.

Kedua isiyur tersebut diculik sejak lima bulan yang lalu, keduanya merupakan insiyur yang akan membangun pembangkit listrik di Jandar, Suriah bagian barat.

Selain kedua insiyur, masih ada beberapa sandara yang ditahan oleh kelompok teroris Suriah. Mereka adalah para peziarah yang sampai saat ini keberadaan mereka belum diketahui.

Pemerintah Iran telah meminta pemerintah Suriah untuk membantu membebaskan dan mengembalikan semua warga Iran dalam keadaan selamat.
()
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
19 menit yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
2 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
4 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved