Hillary berharap Rusia lebih demokratis

Rabu, 09 Mei 2012 - 16:34 WIB
Hillary berharap Rusia...
Hillary berharap Rusia lebih demokratis
A A A
Sindonews.com - Amerika Serikat berharap Rusia di bawah kepemimpinan Putin akan terus melanjutkan proses demokratisasi dan lebih menghargai hak-hak warga Rusia.

Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton mengatakan ia melihat sejauh mana proses demokrasi telah berjalan di Moskow. "Tentu saja saya telah melihat sejauh mana penerapan demokratisasi di Moskow, melalui tayangan TV. Demokrasi akan menjadi harapan bagi semua orang Rusia dan tentunya orang-orang yang senang Putin kembali berkuasa,’’kata Hillary.

‘’Rusia mampu melanjutkan demokratisasi, perlindungan dan juga penghormatan hak warga Rusia, dan menjamin semua lapisan warga masyarakat bisa berpartisipasi langsung dalam kegiatan politik dan ekonomi," ungkap Hillary seperti diberitakan dalam Ria Novosti, Rabu (9/5/2012)

Sementara itu juru bicara Departemen Luar Negeri Mark Toner mengatakan, ini saat yang tepat meminta para demonstran dan polisi menghindari aksi kekerasan. Meminta kepada pemerintah Rusia menghargai hak-hak warga negara untuk kebebasan berbicara dan berkumpul secara damai.

"Kami merasa terganggu atas gambar penyaniayaan yang ditayangkan pada 6 Mai lalu. Di mana petugas kepolisan juga melakukan penangkapan atas pelaku demonstrasi ditengah pelantikan Putin," tambah Toner

Dia tidak berpikir aksi unjuk rasa yang mewarnai awal masa jabatanya yang ketiga akan menjadi sebuah pertanda buruk. Sampai aksi demonstrasi usai, kepolisian Rusia berhasil menangkap 600 orang pengunjuk rasa. Saat Putin menggelar upacara pelantikan, mereka menerobos garis polisi dan berusaha memasuki Kremlin, lokasi upacara pelantikan Putin.
()
Berita Terkini
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
13 menit yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
43 menit yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
9 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
10 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
11 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
12 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved