Tiga komandan tentara AS tewas dibom

Selasa, 08 Mei 2012 - 16:19 WIB
Tiga komandan tentara...
Tiga komandan tentara AS tewas dibom
A A A
Sindonews.com – Pasukan Amerika Serikat (AS) di Afghanistan mendapat pukulan telak. Tiga komandan tentara AS yang tergabung dalam misi perdamaian International Security Assistance Force (ISAF) tewas akibat serangan bom di pinggir jalan di bagian timur Afghanistan.

"Ketiga tentara yang tewas adalah pasukan ISAF, mereka tewas akibat serangan bom di pinggir jalan,"ungkap ISAF seperti diberitakan dalam Presstv, Selasa (8/5/2012)

ISAF tidak memberikan lokasi pasti penyerangan pasukannya. Sejak awal tahun ini, tercatat 149 tentara ISAF tewas di Afghanistan, sebagian besar dari mereka yang tewas adalah tentara AS.

Semenjak meningkatnya jumlah tentara tewas yang menjadi anggota pasukan perdamaian di Afghanistan, dukungan publik atas perang Afghannistan semakin berkurang. Kemarahan rakyat Afghanistan terhadap negara yang mengirimkan tentaranya di Afghanistan juga semakin meluas.

Pasukan militer AS menginvasi Afghanistan sejak tahun 2001 dengan tujuan menghapuskan taliban dari kekuasaan pemerintah. Namun, situasi semakin tidak aman meskipun ribuan tentara ISAF telah berada di sana.
()
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
2 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
4 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
4 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
6 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
7 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
8 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved