Lagi, 16 orang tewas akibat ledakan bom di Pakistan

Jum'at, 04 Mei 2012 - 14:51 WIB
Lagi, 16 orang tewas...
Lagi, 16 orang tewas akibat ledakan bom di Pakistan
A A A
Sindonews.com –Wilayah bagian barat laut Pakistan diguncang serangan bom. Sebanyak 16 orang dilaporkan terenggut nyawanya, lima di antaranya adalah petugas kepolisian.

Pejabat pemerintah Pakistan, Abdul Haseeb, mengatakan, aksi penyerangan dilakukan oleh salah satu suku yang tinggal di Khar, sebuah kota utama di Distrik Bajaur dekat dengan perbatasan Afghanistan. "Lima dari 16 orang tewas adalah polisi suku," ungkap Haseeb seperti diberitakan dalam presstv, Jumat (4/5/2012)

Kawasan Distrik Bajaur sempat menjadi pusat pertempuran sengit antara pasukan Pakistan dan militan Taliban. Pertempuran pecah setelah kelompok militan Taliban menyerang pemerintah dengan mengunakan bom. Kelompok Taliban terus melakukan penyerangan terhadap pemerintah Pakistan sampai mereka berhenti dari kekuasaan mereka.

Sejak tahun 2001, ketika Pakistan memutuskan untuk bersekutu dengan Amerika Serikat dalam memerangi aksi terorisme di Pakistan. Jumlah penduduk sipil Afghanistan yang tewas akibat serangan bom yang dilakukan oleh kelompok Taliban jumlahnya mencapai 35 ribu orang.
()
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
1 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
2 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
3 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
4 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
6 jam yang lalu
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved