Gingrich akui Romney Capres Republik

Selasa, 10 April 2012 - 09:38 WIB
Gingrich akui Romney...
Gingrich akui Romney Capres Republik
A A A
Sindonews.com – Mantan Ketua Kongres Amerika Serikat (AS) Newt Gingrich mengakui bahwa Mitt Romney, mantan gubernur Massachusetts, kemungkinan besar akan menjadi calon presiden dari Partai Republik.

Dalam wawancaranya dengan Fox News Sunday kemarin, Gingrich yang juga lawan politik Romney, mengatakan bahwa dia akan mendukung Romney sekuat tenaga untuk bisa mengalahkan Presiden Barack Obama.Namun, Gingrich mengatakansaatinibelumwaktunya untuk melakukan hal itu. “Saya kira kita harus realistis jika dilihat dari besarnya organisasi dan jumlah pemilu pendahuluan yang telah dimenanginya. Dia kemungkinan besar sekali calon dari Republik. Jika dia berhasil merebut 1.144 delegasi, saya akan mendukungnya. Saya akan melakukan apa saja musim gugur nanti untuk membantunya mengalahkan Obama,”ujar Gingrich.

Namun,walaupun Gingrich sudah bisa menerima Romney sebagai calon presiden, politikus kawakan ini belum juga bersedia untuk mundur saat ini dan memberikan dukungannya. Gingrich mengatakan bahwa dia akan terus mencoba untuk memengaruhi platform partai hingga pemilu November nanti. “Saya kira platform itu penting dalam jangka panjang evolusi partai. Dan, partai itu lebih dari sekedar calon presiden, calon anggota senat,anggota Kongres, atau anggota kongres negara bagian,”katanya.

Bukan hanya Gingrich yang belum bersedia mundur, Rick Santorum juga masih tetap bertekad untuk melanjutkan kampanye walaupun harus berhenti sejenak kemarin karena putrinya, Isabella, terbaring di rumah sakit. Santorum berencana kembali kampanye Senin ini. Fokus Romney dan Santorum kini tertuju pada negara bagian Pennsylvania yang akan menjadi ajang pertarungan pada 24 April mendatang.

Gingrich mengatakan bahwa Santorum kini harus bekerja keras untuk bisa memenangi negara bagian asalnya sendiri Pennsylvania. Romney belakangan begitu agresif untuk membuat malu Santorum di kandangnya sendiri dengan meluncurkan iklan kampanye senilai USD 2 juta.Tujuannya jelas untuk meng-KO Santorum. Hasil poling sementara menunjukkan bahwa Romney unggul atas Santorum dan ini membahayakan bagi Santorum.

Banyak pengamat politik mengatakan, jika Santorum kalah di Pennsylvania, maka perjuangannya untuk merebut nominasi partai sudah berakhir. Gingrich mengatakan, apakah Santorum harus mundur atau tidak, itu adalah putusan yang akan diambil oleh Santorum sendiri. (wbs)
()
Berita Terkini
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
23 menit yang lalu
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
2 jam yang lalu
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
2 jam yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
11 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
12 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
13 jam yang lalu
Infografis
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Gagal Hadapi Operasi Badai al-Aqsa 7 Oktober
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved