Rusia kembangkan pesawat pengintai tanpa Awak

Senin, 02 April 2012 - 18:12 WIB
Rusia kembangkan pesawat...
Rusia kembangkan pesawat pengintai tanpa Awak
A A A
Sindonews.com - Rusia akan mengembangkan sebuah pesawat tak berawak Unmanned Air Vehicle (UAV) atau yang umum dikenal dengan sebutan Drone untuk menyaingi kendaraan perang Amerika Serikat (AS).

Seperti diberitakan dalam RIA Novosti, Senin (2/4/2012), sumber Kementrian Pertahanan Rusia mengatakan Drone ini akan dibuat oleh perusahaan pembuat pesawat Tranzas. Drone ini akan disertakan dengan sistem kontrol dan navigasi elektronik.

Sedangkan untuk body, Drone yang memeliki berat lima ton ini akan didesain oleh biro desain Kazan yang berbasis di Sokol. Drone juga akan dilengkapi dengan berbagai peralatan menyerang.

Menteri Pertahanan Rusia telah menadatangani kontrak pembuatan Drone senilai USD101,9 juta atau setara (Rp9.374 miliar). Penelitian tentang pembuatan Drone ini telah dimulai oleh Tranzas dan Sokol sejak Oktober 2011.

Rusia menganggap, operasi penyerangan AS saat ini sangat bergantung terhadap Drone, khususnya dalam penyerangan melawan kelompok pemberontak militan di perbatasan Afghanistan dan Pakistan. (bro)
()
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
46 menit yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
6 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved