Helikopter NATO jatuh menimpa rumah penduduk

Jum'at, 16 Maret 2012 - 18:57 WIB
Helikopter NATO jatuh...
Helikopter NATO jatuh menimpa rumah penduduk
A A A
Sindonews.com - Helikopter milik NATO jatuh dan menabrak sebuah sebuah rumah di pinggiran ibu kota Kabul, Afghanistan. Seorang pejabat kepolisian setempat mengatakan 12 orang tentara Turki dan empat orang warga sipil yang berada di dalam helikopter tewas.

"Helikopter tersebut menabrak sebuah rumah di distrik Bagrami wilayah Kabul karena mengalami masalah teknis" tutur pejabat polisi tersebut, Jumat (16/3/2012).

Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian berhasil mengevakuasi dua mayat perempuan dan dua mayat anak kecil di balik reruntuhan.

Juru bicara NATO untuk pasukan perdamian International Security Assistance Force (ISAF), Kapten Justin Brockhoff membenarkan kabar kejatuhan helikopter tersebut. Namun ia tidak memberikan rincian tentang korban dari pihak ISAF.

"Kami belum tau apa penyebab kecelakaan ini," ujar Brockhoff Seperti dikutip dalam ABCnews, Jumat (16/3/2012).

Diketahui, tentara Turki untuk NATO berjumlah 1800 orang, sebagain dari mereka bertugas di Kabul. Mereka hanya bertugas sebagai pasukan patroli, tidak seperti tentara NATO lainnya yang mengambil peran dalam operasi tempur. (bro)
()
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
1 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
2 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
3 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
5 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
6 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved