Bus sipil di Afghanistan diberondong tembakan

Selasa, 28 Februari 2012 - 20:12 WIB
Bus sipil di Afghanistan...
Bus sipil di Afghanistan diberondong tembakan
A A A
Sindonews.com - Tanpa sebab yang jelas, pria bersenjata menembaki bus sipil. 18 orang dilaporkan meninggal dunia.

Polisi setempat melaporkan bahwa sebuah bus yang sedang melintas di dekat pegunungan di distrik Kohistan ditembaki oleh pria bersenjata.

Akibat serangan ini 18 orang penumpang bus tewas. Bus ini tengah mengangkut sejumlah penumpang dari Rawalpindi menuju utara Afganistan ke Kota Gilgit.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih mencoba menyelidiki motif di balik aksi penembakan ini. Motif penembakan ini tidak jelas, pasalnya tidak ada kelompok militan yang berkuasa di daerah tersebut.

Kepala polisi setempat, Mohammad Ilyas mencoba menceritakan kronologis kejadian penembakan tersebut.

"Dua orang pria bersenjata tiba-tiba muncul dari dua sisi jalan yang dilewati bus dan tiba-tiba menembaki bus tersebut, berdasakan laporan awal dari tempat kejadian jumlah korban tewas tercatat 18 orang," ujr Ilyas seperti dikutip dalam Hanarnet, Selasa (28/2/2012).

Serangan terjadi di dekat kota Harban, 208 kilometer dari Ibu kota Islamabad, Afganistan.(azh)

()
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
12 menit yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
1 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved