Data pemilih pemilu di AS berantakan

Rabu, 15 Februari 2012 - 13:20 WIB
Data pemilih pemilu...
Data pemilih pemilu di AS berantakan
A A A
Sindonews.com - Jelang pemilu Amerika Serikat (AS), sistem pendaftaran pemilih mengalami masalah. Dalam persiapan pemilu kongres dan Presiden AS November mendatang, 1,8 Juta orang yang telah meninggal masih masuk dalam daftar calon pemilih.

Pew Center hari ini merilis sahil studi yang sengaja dipersiapkan jelang pemilu November mendatang. Tercatat Beberapa permasalahan yang menyangkut tidak akuratnya data calon pemilih. Dimana satu dari delapan pemegang hak suara memiliki data yang tidak akurat, sedikitnya 51 pemilih yang berhak mendapatkan hak suara tidak terdaftar sebagai calon pemilih.

"Pendaftaran pemilih merupakan pintu gerbang demokrasi kita, namun sistemnya kuno, sistem yang berbasis kertas sangat menganggu, tidak efisien dan rentan kesalahan," ungkap David Becker, Direktur Inisiatif Pemilu di Pew Center, Rabu (15/2/2012).

Sekira 24 juta data pemilih dinyatakan tidak akurat di AS, angka ini merupakan 13 persen dari total pemilih. 1.8 juta orang meninggal masih terdaftar sebagai pemilih yang sah.

"Sistem ini membuang banyak uang, ganguan ini menyebabkan penurunan kepercayaan pemilih, dan mempertanyakan integritas pemilu di negara kita," ujar Becker.

Sementara itu 27,5 juta orang pemilih terdaftar di lebih dari satu negara bagian. 12 juta orang lainnya dinyatakan tidak memiliki catatan alamat yang sah.

Pew Center menyatakan bahwa hal ini terjadi karena satu dari delapan orang Amerika pindah sepanjang tahun 2008-2010, terutama para pemuda dan tentara AS.

Pew Center bekerjasama dengan badan pemilu nasional AS untuk memastikan tingkat akurasi melalui pengujian silang dengan melacak catatan kendaraan bermotor, hal ini memungkinkan pemilih mendaftarkan diri secara online dan meminimalkan kesalahan manusia.(azh)
()
Berita Terkini
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
16 menit yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
1 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
2 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
3 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved